Senin, 30 September 2013

Helpline: Saluran Anti-Kekerasan



Apa sih helpline itu?
Helpline adalah medium curhat melalui komunikasi via telpon, email, atau tatap muka (jika dibutuhkan) bagi teman-teman yang merasa perlu teman bicara ketika menemui situasi Kekerasan dalam Hubungan atau Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD). Tapi kalau mau colongan ngobrolin tentang seksualitas juga yuuuk!
Akan ada nomor-nomor telpon yang bisa dihubungi langsung, atau melalui email jika belum siap bicara. Kami akan mendengarkan dan memberikan dukungan sesuai kapasitas dan kemampuan kami. Keputusan kembali pada individu, kami hanya membantu dengan menjadi pendengar yang setia (ciyeh…), menyediakan informasi, serta memberikan rujukan jika dibutuhkan.

Keuangan project ini murni berasal dari kas kami (yang sialnya tak seberapa) dan dukungan pertemanan. Kalo gak percaya liat aja di segala medium kami ada gak logo atau ucapan terimakasih pada lembaga atau funding donor hehe… Panjang umur network of friendship!!!

Kenapa kami melakukannya?
Oke tanya & jawablah dengan jujur dalam hatimu, siapa diantara kita yang pernah mengalami atau tau orang disekitar kita yang pernah mengalami situasi Kekerasan dalam Hubungan atau Kehamilan Tidak Direncanakan? Jawabannya bisa beragam; diri kita sendiri, teman, kakak, adik, sepupu, ibu, dll. Lalu kenapa kita terus mendiamkannya saja? Apakah kita ingin melatenkan budaya kekerasan dan patriarki?

Kita menganggap ini hal personal, “urusan dapur masing-masing” demikian yang kerap menjadi alasan pengabaia. Sementara dampak dari Kekerasan & KTD sangat luar biasa berpengaruh baik secara fisik maupun psikologis seseorang dalam jangka waktu pendek dan panjang (trauma). Dan jangan salah duga kalau hanya perempuan saja yang menjadi ‘korban’, pihak pelaku turut menjadi korban dalam bentuk yang lain, kami juga bersedia bagi kalian yang merasa pernah melukai orang lain untuk bercerita dan membantu kalian sebisa kami.

Sederhanya, karena hal ini terus terjadi disekitar kita. Orang-orang yang kita sayangi (termasuk diri kita sendiri) terus terlukai & dihakimi. Susah mendapat informasi serta dukungan dari sekitarnya. Kami juga letih dengan pengabaian dan penghakiman tanpa solusi. Jadi anggap saja ini inisiatif kecil dari kami dan tidak mungkin berjalan tanpa dukungan kalian semua juga.

Apa ini untuk perempuan saja?
Nggak, teman laki-laki atau transgender, atau apapun orientasi kamu dipersilahkan menghubungi kami saat kalian mengalami situasi Kekerasan dalam Hubungan atau Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD).

Mau berpartisipasi?
Boleleboooo… silahkan hubungi kami dan beritahu kami apa yang ingin kamu dukung. Kami juga sebaliknya akan menginformasikan dukungan-dukungan apa yang kami butuhkan. Tapi paling tidak sejauh ini beberapa hal yang bisa kamu dukung:

  • Membantu menyebarkan informasi nomor dan email helpline kami ke lingkungan kamu.
  • Menjadi ‘sahabat dadakan’ di wilayah kalian masing-masing. Maksudnya; kalian bersedia untuk menemani jika seseorang (misalnya) karena keadaan fisik, psikologis atau keamanannya butuh ditemani visum ke rumah sakit, periksa ke klinik, menemani membuat laporan pengaduan, mengantar ke LBH, dll…
  • Menjadi donatur dadakan (pas lagi ada rejeki aja), atau menjadi donatur tetap setiap bulan untuk kebutuhan seperti ; pulsa, penggadaan materi publikasi (cetak, print, fotocopy, dll).


Kontak mereka di :
0856-4364-9400
0877-3974-5800
E : helplinennb@gmail.com

Seperak Zine Mengadakan Lapak Gratis

Klik gambar untuk memperbesar


KAMI AKAN RILIS CETAKAN PERTAMA
GAMBAR INI di KAOS KALIAN
!!!!!!!GRATIS!!!!!!!

cuma di LAPAK BEBAS BERBAGI

MAKAN GRATIS - CURHAT GRATIS - BACA GRATIS - SABLON GRATIS "Bawa Kaos Polos Warna Cerah Yaw!!!"

Minggu 6 Oktober 2013, jam 10 pagi - sore
Di Belakang Robinson, Tepian Kali Cisadane, Tangerang

Informasi: 08561765846 - 085693667069

Yudha Artcore: Tukang Gambar Yang Senang Tengkorak

Yudha Artcore. Photo by Yudha doc.
Yudha aka Ucrit adalah seorang artworker potensial dari Kota Depok. Progesivitas karya-karyanya kini membuat ia dipercaya oleh sejumlah band-band hardcore/punk lokal dan mancanegara dalam menangani artwork mereka.

Melihat gambar-gambarnya yang dominan tengkorak tentu akan mengingatkan kita pada Arian13, Sunya Raw, atau bahkan Pushead, artworker yang juga identik dengan tengkorak.

Tidak hanya sebagai seorang tukang gambar. Yudha pun sempat pula menerbitkan sebuah fanzine Coret Kertas yang sedikitnya fokus mendokumentasikan skena hardcore/punk lokal serta buah tangan para artworker lainnya.

Berikut ini adalah obrolan singkat Lemari Kota bersama pria yang gemar dengan kopi tersebut. So, baca segera. (AL)

Hallo Yudha. Sebelum mulai panjang lebar. Kenalin diri dulu dong.
Nama gua Yudha dan gua jomblo saat ini..hahaha dan ga ada yang spesial di diri gua.. :D haha

Bagaimana kondisi lu saat menjawab interview ini ?
Ehmm lagi pilek aja si. Ya tapi kuat lah buat jawab esay lu.. :D

Ceritain dong sejak kapan sih mulai tertarik dengan dunia gambar ?
Tertarikk??? Kalo tertarik ya dari gua SD, tapi kalo minat serius, gua sejak 2009an.

Terus bagaimana prosesnya hingga lu tertarik menggambar dalam lingkup scene ini ?
Sebenernya tertarik karena hobi gua aja, dan kayaknya seru gambar di lingkup scene, karena keterbatasan skill aja. Jadi gua lebih sering gambar buat lingkup di scene. (cuma bisa gambar tengkorak haha)

Gambar apa dan untuk siapa yang pertama kali lu buat ?
Gambar apa? Gambar 4 zombie, lagi saling merangkul, dan se-inget gua itu buat Pasal13 (Kediri), itu waktu jaman Friendster. Jadul banget hahaha.

Gambar-gambar lu dominan tengkorak. Ada apa dengan tengkorak ? apa yang membuat lu tertarik dengan itu ?
Ada apa dengan tengkorak?? Sebenernya ga ada apa-apa, hanya hubungan ketertarikan aja hahaha. Ketertarikan dengan gambar tengkorak itu sebuah spontanitas aja dan menurut gua tengkorak itu keren.

Art by Yudha Artcore

Tengkorak mengingatkan pada Pushead. Apa pendapat lu tentang dia ?
Yesss. Pushead salah satu artworker yang jadi inspirasi gua, ibaratkan kitab hahahaha. Tapi gua salute sama karya-karyanya. Dia luar biasa.. :D

Siapa sih biasanya yang menjadi inspirasi lu menggambar ?
Inspirasi gua ya para artworker yang gua suka, terkadang yang bikin mood jadi on lagi ya mikirin seseorang yang gua suka.. hahahaha

Bagaimana proses suatu gambar itu tercipta ?
Wah panjang kalo cerita.. haha kalo gua standart aja: sketsa, doting, finishing.

Sebutin dong siapa saja yang sudah pernah lu buatkan gambar ?
Kalau lokal nya: Busuk, CintaxFitri, Ninja Hatorry, ProyekxGagal, Batosai-x, Autodestruction, Diexfast, Sonata, Big Stand, ProxAktif, Fat Bastard, dan beberapa lagi.

Kalau buat luar: Attitude (Italy), Common Enemy (Pennsylvania), The&rules merch (Malaysia), dan Christer Petterson (Swedia).

Art by Yudha Artcore

Denger-denger salah satu gambar lu pernah ada yang dijadiin tattoo yah sama seorang wanita dari negri seberang sana. Bisa ceritain tentang hal tersebut ?
Nah kalo itu engga sengaja, jadi waktu itu gua main poker online, nah doi nge-add gua dari game itu, kita saling kenalan, dan profesi kita pun sama, sebagai penjaga cybercafé (warnet) dan mungkin dia tertarik sama gambar gua, dari situ dia minta buatin gambar untuk tatto di lengannya. Ya gua si cukup terkejut aja, ada yg mau make gambar gua buat tatto..hahaha “and you still a beautiful”

Menurut lu, apakah gambar bisa menjadi basis ekonomi alternatif ? Maksudnya apakah bisa menjadi sumber penghasilan ketimbang harus kerja formal ?
Sumber ekonomi alternatif ? Bisa, buat artworker yang profesional, nah kalo gua ga bisa buat di patok gitu, soalnya kalo gua tergantung mood, makanya gua jadiin gambar buat hobi, dan sampingan aja.

Pernah punya pengalaman dengan pembajakan ? apa pendapat lu tentang pembajakan ?
Pernah, pendapat gua tentang pembajakan (artwork) ?? ehmm fukk you.

Apa pencapaian tertinggi lu dari apa yang lu lakukan ini ?
Pencapaian gua?? tertinggi?? apa yaa?? pas lu tanya ini, gua blank... ga tinggi-tinggi sih, cuma pengen ikut exhibition artwork sama artworker lokal.

Sebutin dong, artworker yang menjadi favorite lu.
Kalo lokalnya : Varises Otak (Jogja), Blackrajah, Ken Terror Filthy Finger Manufakture, Tremor, Devilreject Art Bustarinov, SilencerEight Artwork, Slez Artsick, banyak yang belum disebut termasuk kamu haha

Kalo buat luarnya: Pushead, Monkeymouth, Shunsuke shimizu, Akihiko Sugimoto, Miguel Endara, Ramon Costa, dan masih banyak lagi yang ga kesebut.

Ada rencana untuk membuat pameran tunggal ?
Wah ga kepikiran, ga PD ..hahaha

Sedikit bicara soal zine. Apa kabarnya Coret Kertas Zine ?
Wahh kabar nya Cokerz lagi ga bagus, lagi nemeuin titik stag hahaha tapi diusahakan agar tetap muncul kepermukaan... aminnn :D

Apa yang lu ketahui soal Lemari Kota Webzine ? Berikan pendapat lu soal itu.
Lemari Kota Webzine itu udah kaya lemari es, selalu fresh (update) kalo dibuka, setiap gua online ada aja yang baru.. hahaha pokoknya maju teruss.. :D

Terakhir. Adakah tips and trick untuk yang mau mulai belajar gambar ?
Tips and trick nya, sabar dan mau berusaha. Gambar hal yang menyenangkan, yang ada di pikiran kamu, imajinasikan aja dan drawing kan aja.

Art by Yudha Artcore
Art by Yudha Artcore
Art by Yudha Artcore

Art by Yudha Artcore

Art by Yudha Artcore

Tujuh Tahun Diam, Joan Jett Kembali Produktif

Terakhir ia, Joan Marie Larkin atau yang lebih familiar disapa Joan Jett merilis Sinner pada 2006 silam melalui Blackheart Records. Album kesembilan milik wanita berusia 55 tahun tersebut menjadi album terakhirnya sebelum pada akhirnya vakum tanpa satu karyapun.

Dan pada tahun 2013 ini, Jett kembali dengan album baru bertajuk Unvarnished yang akan dirilis resmi pada 1 Oktober mendatang. Dalam album kesepulahnya bersama band bentukannya The Blackhearts, ia melakukan kolaborasi dengan Dave Grohl dari Foo Fighters dan juga Laura Jane Grace dari Against Me!.

Dilansir dari situs www.usatoday.com, Jett mengatakan ini akan menjadi sesuatu yang berbeda dari yang biasa ia lakukan sebelumnya. Jika dulu ia terkenal dengan pembahasan lagu seputar seks, cinta, dan pesta. Di usia nya yang tidak lagi muda ia sedikit lebih menjadi bijaksana. "Bagi saya, selama beberapa tahun terakhir ini, telah terjadi transisi yang berbeda dalam hidup," ungkapnya. "Belajar untuk tumbuh lebih dari sekedar pengalaman-pengalaman, dan berbicara tentang aspek kehidupan yang berbeda dari yang menyenangkan."

Lantas akan seperti apa album Jett secara keseluruhan ? Kalian bisa nikmati dan nilai sendiri nantinya. Saat ini album tersebut dapat didengarkan secara gratis melalui situs www.usatoday.com. (AL)

Video of Today: Strife - Carry The Torch (Official Video)


Video terbaru dari Strife yang diambil dari album terakhir mereka Witness a Rebirth yang rilis akhir tahun lalu.

Kamis, 26 September 2013

[LK-013] V/A. One Way One Mind Vol.02


Sebuah kompilasi yang kaya akan beragam sound serta style yang berbeda. Ketika kita menekan tombol unduh maka otomatis akan mendapatkan satu paket yang di dalamnya terdapat 20 band dengan style yang mulai dari grindcore, fastcore, oldschool hardcore, thrash/metal, punk rock, crust punk, hingga surf punk.
Kompilasi ini sempat pula dirilis dalam format cakram padat oleh sebuah clothing line bernama The Poor. Dan secara sahih dirilis ulang dengan format yang berbeda oleh Lemari Kota Records.

Tanggal rilis: 26 September 2013

Bands:
1. Rotten Youth (USA)
2. Sarjan Hassan (Malaysia)
3. CBA
4. Strength Thru
5. Fast Kick
6. Deal Statement
7. Drugstore
8. Teletubies
9. Blakblakan
10. L.O.L.I.T.A.
11. Ever Slade
12. Duri Tajam
13. For Sample
14. Pasukan Kuliner
15. Pete Pete Proyek
16. WC Umum
17. Kriak!
18. Smoke Killer
19. Sub Chaos
20. Doomasscrust

Download: V/A. One Way One Mind Vol.02

Senin, 09 September 2013

Photo Set: Cassette Store Day 2013 (Bandung)

Seperti yang sudah di gembor-gemborkan sebelumnya. Tanggal 7 September di tetapkan sebagai hari Cassette Store Day. Sebuah perayaan untuk mengenang sekaligus membudayakan lagi sebuah format rekam fisik yang cukup klasik namun kini mengalami kolaps (khususnya di Indonesia). Di Indonesia sendiri, perayaan ini turut di meriahkan dibeberapa kota antara lain Malang, Jakarta, dan Bandung.

Dan pada hari Sabtu(7/9) kemarin, kami berkesempatan menyambangi lokasi Cassette Store Day di Bandung yang bertempat di sebuah Taman Bawah Jembatan Pasupati. Beberapa label seperti Grimloc Records, Alternaive, dan Doombringer turut pula menyemarakan acara tersebut. Tidak hanya itu kolektif Pyrate Punx dan band punk rock Milisi Kecoa pun turut meramaikan jalannya acara. Kehadiran Milisi Kecoa dalam acara tersebut bukan untuk bermain musk, mereka hanya menggelar lapakan yang menjual berbagai stuff demi kebutuhan biaya tour yang akan di lakukan dalam waktu dekat ini.

Berikut ini ada beberapa bukti kemeriahan Cassette Store Day untuk chapter Bandung.

Semua foto adalah hasil jepretan kamera Alfian Putra A.





Minggu, 08 September 2013

Photo Set: Walk Together Rock Together For Acid Septic

Sedikit telat mempublish memang, karna gigs Walk Together Rock Together For Acid Septic yang terselenggara di Carburator Springs Cafe, Jakarta Selatan ini sudah berlangsung pada 24 Agustus kemarin. Namun lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali bukan ?

So, untuk kalian yang tidak bisa hadir pada malam penghormatan untuk mendiang Acid (gitaris Antiseptic) yang telah berpulang pada Juli lalu karena sakit. Berikut ini ada beberapa bingkisan manis dari redaksi Lemari Kota.

Semua foto adalah hasil jepretan kamera Alfian Putra A.


Thinking Straight tampil memukau.

Aksi gokil dari band rock 'n' roll, Black Amplifier.

The End in action.

Mari bernyanyi bersama Straight Answer.

Salam Fuck You dari Antiseptic.


Saling bantu antara
Moegky (Papergangster) dan Ayib (Triple X).

Anak mendiang Acid (baju kuning)
menyimak MC. Alay Error

Teriakan penuh cahaya dari
Raymond RGB.

Pipinx (Straightout) tampil gahar.

Video Dokumenter Bandung Zine Fest 2012

Pagelaran zine akbar se-Indonesia yang sudah terselenggara sebanyak dua kali: 2012 dan 2013 di Bandung. Baru-baru ini merilis sebuah video dokumenter yang berkenaan dengan acara tersebut.

Tanpa harus banyak berkomentar lagi, langsung saja simak video dokumenter yang satu ini:

Selasa, 20 Agustus 2013

Gebrakan Baru Skena Hardcore Depok

Photo by Limerence Official
Skena hardcore kota Depok kembali mengalami pancaroba dalam kurun waktu belakangan ini. Setelah invasi musik cepat (baca: fastcore/thrashcore/grindcore) memudar dan dilanjutkan oleh new school/beatdown yang tak terlalu lama menjajah, kemudian beranjak keranah youth crew/oldschool hardcore, kini Modern/melodic /post-hardcore yang mengambil tatah.

Adalah Limerence sebuah kuintet melodic hardcore/post-hardcore asal Depok yang baru saja menetas pada awal 2013. Berangkat dari embrio Elmer Fadhillah vokal, Ichad Prataman gitar, Ryan Alfa gitar, Fithra Agung bass, dan Kevin Bukhari drum. Mereka mencoba menyemarakan siklus pancaroba yang sebelumnya telah dilakukan oleh Struggle Of Youth, Our Spirit, Fuise, Modern Guns, Looking Back, dan Disdain.

Berangkat dari wahyu yang tersampaikan berkat intens mendengarkan Miles Away, To The Wind, The Ghost Inside, dan Landscapes. Mereka mencoba menghadirkan repetoar yang agresif namun tetap dibalut secara se-melodius mungkin. Sehingga pendengar seperti mendengarkan “bajingan bijak” berkeluh kesah.

Dan pada Agustus ini mereka merilis dua buah single teaser dengan masing-masing judul ‘The Only Reason” dan ‘A Story To Tell’ yang dapat di akses secara gratis melalui akun Soundcloud (https://soundcloud.com/LimerenceHC). Dimana rencananya dua buah single ini akan menjadi pintu utama menuju mini album yang akan dirilis pada akhir tahun ini melalui sebuah label sederhana, Optical Records. Sesuatu yang rasanya patut dinantikan buat para hardcore kids. (AL)





Contact:
LimerenceHC@yahoo.com
https://twitter.com/LimerenceHC
https://soundcloud.com/LimerenceHC

Rabu, 07 Agustus 2013

Video of Today: Ayuniawati - Anak Punk (The best song ever!)


Fuck off! Damn! Siapa penyanyi dengan talenta melebihi Adele ini ? Krisdayanti-pun akan bersembah sujud. Tuli-kan semua senior jurnalis Rolling Stone jika tidak memberi applause bagus terhadap musik ini. Ayuniawati, adalah penyanyi yang kami taksir akan melebihi kejayaannya Madonna atau Doris Day dimana silam. Interscope Records harus berani menjadikan Ayuniawati sebagai salah satu artis-nya jika ia tidak mau kolaps. Beyonce pun harus bermawas diri, jika suatu saat Columbia Records tidak lagi meng-anak emas-kan dirinya karena teken kontrak sang label dengan Ayuniawati. Satu hal yang perlu diingat, musik sebagus ini tentu memiliki lirik yang begitu jenius. Yups! Bagaimana tidak jenius, lirik ini penuh pencerahan layaknya pendengar disuguhi petuah Mario Teguh.

Namun sayangnya ia kurang mengkaji lagi mengenai muatan lirik-nya. Ia tidak mencoba mempelajari tentang sejarah Punk itu sendiri. Dan hanya menilai dari luarnya saja. Terlihat banal memang. Jika kita hanya melihat orang dari luarnya saja dan mencoba menyamakan semua orang yang berpenampilan sama. Sialnya, Ayuniawati adalah calon penyanyi yang akan meramaikan industri musik tanah air. Ini sebuah lelucon, industri musik tanah air di isi oleh orang-orang yang instan; dalam musikalitas dan pemikiran (pragmatis).

Oh yah, siapa anak punk yang jadi talent dalam video clip ini yah ? Semoga saja mereka hanyalah model yang dibayar dan di suruh berdandan ala Casualties. Terlihat sama menjijikannya. (AL)

Selasa, 23 Juli 2013

LK-Channel: Suguhan Romantis Tapi Eighties Dari Total Jerks

LK-Channel adalah sesuatu yang baru bagi Lemari Kota Webzine. Penyajiannya fokus pada format video dengan kontennya meliputi interview dan tidak menutup kemungkinan gigs report. Dalam tayangan perdananya ini, LK-Channel menghadirkan sebuah band hardcore/punk asal Jakarta Selatan, Total Jerks, yang di wakili oleh vokalis Ricky untuk bercerita dan berbagai pengalaman serta sudut pandangannya terhadap 80's hardcore/punk music. Oke, dari pada banyak basa-basi lagi, lebih baik langsung saja di tonton. Happy watching guys! (AL)

Jumat, 19 Juli 2013

The Telephone Akhiri Puasa Karya Dengan Lugas

Setelah puasa berkarya pasca rilisnya mini album "Materialisme Dialektika Logika" pada 2011 lalu. Unit Post-Punk Revival asal Purwokerto, The Telephone hadir dengan single terbaru bertajuk "Mafia Humaniora" tahun ini. Dalam single kali ini mereka seakan mencoba menghanyutkan pendengar kedalam kalem-nya Interpol namun berusaha tampil seliar The Vines meski pada faktanya mereka tetap saja bersahaja.

Mereka cukup lugas, merangkum semua sudut pandang terhadap kondisi negara seperti saat ini menjadi sebuah lelucon yang begitu satir terdengar. Dalam detik-detik awal pendengar langsung di sambut dengan sentilan, tengok saja bait berikut ini: "Selamat datang di negara yang bertuhan uang/Disini hukum hanyalah oceh untuk di pandang/Selamat datang di negara dengan banyak hutang/Hak asasi hanya untuk di tendang". Tidak berhenti sampai disitu, mereka pun masih tetap satir hingga detik-detik selanjutnya, "Jangan kau tuntut keadilan/Jika tak punya banyak uang/Ini negara preman yang benar jadi pecundang".

Kritik pedas yang disajikan dengan atmosfer mengawang namun tetap asik di nikmati sembari mengayunkan kepala, sebagai sarana penghantar pembakar masalah-masalah negara. Tidak menutup kemungkinan, pendengar akan dituntun pada titik apatisme akan sebuah bentuk negara yang memang telah bobrok ini. (AL)

Senin, 15 Juli 2013

Video of Today: Hand Made Zine Fair 2013


Akhirnya pagelaran Hand Made Zine Fair 2013 yang terselenggara dua hari berturut-turut dari tanggal 13 hingga 14 Juli kemarin berakhir dengan penuh suka cita. Dan, berikut ini adalah sebuah bingkisan manis hasil euforia dua hari lalu. Selamat menyaksikan. Long live zine! Long live creativity!

Download  Zine

Senin, 08 Juli 2013

Youth Of Today Sukses Legitimasi Ratusan Hardcore Kids

Ray Cappo sedang melegitimasi jamaah Jayabaya.
Basket Hall Universitas Jayabaya, Jakarta, menjadi tempat dengan kadar spiritual tertinggi pada Minggu(7/7) tadi. Bagaimana tidak, ratusan orang rela menerabas sesaknya jalan raya serta teriknya ibu kota hanya untuk menjadi legitimaris skena hardcore. Yah, siang itu proses legitimasi di pimpin langsung oleh empat orang "nabi" hardcore yang datang langsung dari New York Amerika Serikat, siapa lagi kalau bukan Youth Of Today.

Prosesi legitimasi lebih dulu dibuka oleh para utusan hardcore seperti Stand Off, Braveheart, No Request, Quest For Justice, dan R.U.Suck yang sukses menambah khidmat siang itu. Kerumunan jamaah yang telah berpeluh di atas pelataran moshpit-pun semakin menyelami jalannya acara manakala ke empat "nabi" mereka berada tepat dihadapan, gitaris John Porcell, bassis Ken Olden, drummer Vinny Panza, dan terakhir vokalis Ray Cappo membuat suasana seketika menjadi sakral.

Tanpa menunggu banyak waktu lagi, mereka langsung menghentakan beberapa nomor klasik macam "Honesty", "Positive Outlook", "Can't Close My Eyes", "Potential Friends", "No More", "Thinking Straight", "Make A Change", dan masih banyak lagi, total mereka membawakan kurang lebih 20 lagu. Jamaah semakin menggila manakala Ray Cs. menghentak dengan sebuah tembang klasik milik 7Seconds "Young Till I Die" yang menyebabkan koor sepanjang lagu.

Meski mereka sudah tidak lagi muda seperti ketika melakukan adegan lipsync untuk video clip "No More" namun penampilan mereka seakan membantah bahwa mereka pantas dibilang orang tua. Terbukti, Ray begitu atraktif nan agresif, Porcell masih begitu liar nan buas. Bagaimana dengan Ken Olden ? Yah, pria yang bergabung bersama Youth Of Today sejak tahun 2010 ini cukup bisa mengimbangi dua sahabatnya tadi. Sedangkan sang drumer Panza adalah pemanis sekaligus pemantik semangat siang itu.

Perjalanan spiritual itu diakhiri oleh sebuah tembang lawas milik Minor Threat yang berjudul sama. Dan prosesi legitimasi pun selesai. Semua yang hadir kini merasa mabrur. (AL)

Ken Olden (kiri) mengadu
terharu pada Porcell (kanan).
AkuTerjebakDanTakBisaKemana-Mana #1.
AkuTerjebakDanTakBisaKemana-Mana #2.

Ray Cappo adu siapa yang paling tinggi
mengangkat tangan.
Ray tak sadar ada seseorang yang menginginkan
microphone nya.
Ken menahan tawa melihat mimik Ray.
AkuTerjebakDanTakBisaKemana-Mana #3.