Tampilkan postingan dengan label freedownload. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label freedownload. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Januari 2014

Tepati Janji, Gerbang Singa Rilis Mini Album Gratis


Setelah sebelumnya merilis single sebagai permulaan untuk mini album ketiga mereka. Kini, Gerbang Singa akhirnya merilis Beast EP secara gratis pada Jumat (17/01) kemarin.

Mereka sengaja merilis Beast secara gratis unduh, karna menyadari bahwa mereka belum bisa maksimal dalam hal pendistribusian album fisik. Selain itu mereka mengatakan, "Kami yakin teman-teman sekalian bila benar-benar suka dengan materi EP ini pasti juga akan membeli rilisan fisik kami," ungkap mereka.

Jadi, tunggu apalagi. Mari unduh mini album ini dan kita sama-sama nantikan album fisiknya benar terwujud. (AL)

Download

Rabu, 15 Januari 2014

Warmouth - Demo 2014

Photo by Warmouth doc.
Awal 2014 ini seketika menjadi gelap. Bukan hanya perihal Jakarta yang dilanda banjir, hujan yang extrim hampir di beberapa penjuru negri, melainkan pula kini banyak band-band bernuansa suram bermunculan. Dan, salah satunya Warmouth dari Yogyakarta. Diusung oleh tiga pemuda yakni Made Dharma (gitar, vokal), Kurniawan Laksono (bass), dan Rahmat Gunawan (drum) yang mencoba mengadopsi musik cepat a la grindcore, muramnya metal, dan beat-beat hardcore/punk yang enerjik. Direkomendasikan untuk yang menyukai Trap Them, All Pigs Must Die, Nails, Modern Life Is War, dan sejenisnya. (AL)

Minggu, 12 Januari 2014

Gerbang Singa Rilis Single Sebelum Mini Album

Band hardcore asal Solo, Gerbang Singa, kembali akan merilis mini album ketiga nya di tahun ini. Prosesnya sendiri sejauh ini baru menyelesaikan satu lagu yang rampung di mastering dan mixing. Dan seperti yang sebelumnya mereka janjikan melalui akun resmi di Facebook, "Insya ALLAH beberapa hari ke depan akan kita keluarkan versi free download," tulis mereka pada 9 Januari kemarin.

Band yang terpengaruh oleh 50 Lions, Sick Of It All, Madball, dan Throwdown ini, akhirnya pun menepati janji mereka. Kemarin (11/01), mereka merilis single teranyar secara gratis*. Meski mereka mengakui hasil mastering pada lagu tersebut baru rampung 90% namun mereka berjanji hasil akhir akan lebih maksimal. Single tersebut diharapkan bisa menjadi gambaran akan bagaimana musik mereka pada mini album nanti. Saat ini belum ada kabar kelanjutan tentang tanggal resmi perilisan mini album tersebut. Tentu tidak jadi barang yang salah untuk menantikannya. (AL)

*Download

Sabtu, 11 Januari 2014

Album Split Tersanjung13xLocal Fruits Dirilis Gratis

Veteran grindcore Jakarta, Tersanjung13 merilis album splitnya bersama Local Fruits dari Malang pada akhir Desember lalu (29/12).

Tidak seperti album Ears Slaughter 2002-2013 mereka yang dirilis dalam format CD. Kini mereka merilis splitnya dengan cara sistem download via Stone Age Records.

Terdapat sembilan track beringas, cepat, a la Unholy Grave hingga No Comment. (AL)

Download

Jumat, 01 November 2013

Makhluk Suhu Rendah Milik Piston Gentayangan

Menyambut perayakan Halloween pada tanggal 31 Oktober 2013, Piston merilis sebuah single terbaru berjudul "Makhluk Suhu Rendah".

Single ini bernuansa horror punk yang memang sengaja mereka persiapkan sebelumnya untuk dirilis pada momen Halloween. Direkam secara semi-track dengan aroma raw dan mentah juga dipilih untuk mendukung suasana horor yang coba dibangun.

"Makhluk Suhu Rendah" sendiri sudah mulai tersebar gratis sejak kemarin.

Website: www.derupiston.org
Twitter: www.twitter.com/derupiston
Soundcloud: www.soundcloud.com/derupiston/makhluk-suhu-rendah

Kamis, 10 Oktober 2013

Satu Kepalan Sejuta Kenakalan

Beberapa tahun belakangan ini telinga seakan dipaksa bernostalgia pada era dimana musik punk hardcore masih belajar merangkak di Amerika Serikat. Dimulai dari kumpulan veteran hc/punk Duct Tape Surgery (yah meski diakui mereka begitu swedish), aktifnya Ricky bersama kendaraan barunya Total Jerks, lahirnya Free Speech di kota apel, dan sekarang Satu Kepalan dari Medan memaksa untuk ingatan tentang betapa enerjiknya Keith Morris di usia yang tidak muda lagi bersama band terbarunya OFF!.

Riff gitar yang nakal dan line bass yang tak mau kalah nakalnya saling berpadu menjadi sebuah bunyi-bunyian yang beringas yang belum lagi dibalut dalam sound yang raw nan kotor. Mencoba membangkitkan memoar akan Black Flag, Jerry Kids, Circle Jerks, hingga The Secret Prostitutes.

Lima lagu yang menjadi tonggak awal dalam sejarah eksistensi mereka menjadi kian "mahal" bagi saya karna dibawakan dengan Bahasa Indonesia yang lugas dan tak berbelit-belit. Semuanya bisa didapatkan satu paket dalam sebuah link bebas unduh yang baru mereka rilis belum lama ini.

Niscaya, pendengar tidak akan tahan dengan "kenakalan" musik mereka. Dipastikan pendengar tidak akan terdiam ketika mendengarkannya terlebih ketika menyaksikan mereka secara live. Yang selalu menghipnotis untuk bergoyang dan sesekali melakukan circle pit.

Semoga debut demo ini dapat membuat Keith Morris dan Greg Hetson memiliki inisiatif untuk bangkitkan Circle Jerks dari hiatusnya yang entah sudah berapa kali terulang. (AL)

Check this one out: http://satukepalan.bandcamp.com/

Senin, 07 Oktober 2013

M.I.L.F.: Si Mesin Moshing

Sebenarnya kami sudah dapat demo ini sudah cukup lama. Gitarisnya sendiri yang memberikannya pada waktu itu. Tapi baru sempat kami review sekarang.

MILF adalah trio fastcore/powerviolence asal Depok-Jakarta yang baru terbentuk pada 2013 ini. Digawangi oleh Arif, Amir, dan Ahmad Riza.

Demo ini berisi enam buah track (sudah termasuk intro) yang cepat, intens, sound raw, dan singkat. Ya, tipikal style yang mereka bawakan.

Pembahasan lirik seputar sosial dan scene. Mereka mencoba menyindir sikap para koruptor yang selalu sehat ketika berbuat dan mendadak sakit ketika ingin diadili yang dibawakan dalam track berjudul "Sehat Pas Ngambil, Sakit Pas Ditangkap". Dan mencoba tegas dalam track "Harus Utamakan Keadilan Untuk Masyarakat". Bercerita sedikit tentang kegembiraan datang dalam sebuah gig dan terlibat pogo pada track "Mosh Machine". Serta mencoba mengatakan bahwa tidak ada yang dapat dihasilkan dari perang kecuali kepedihan dalam track "Untitled". Mereka turut pula menyajikan kutipan puisi Alm.Sondang Hutagulung dalam track "Ketika Aku Tak Punya Rasa".


Direkomendasikan bagi kalian yang gemar mendengarkan Infest, No Comment, Man Is The Bastard, Larm, Siege, dan sejenisnya.(AL)

Selasa, 20 Agustus 2013

Gebrakan Baru Skena Hardcore Depok

Photo by Limerence Official
Skena hardcore kota Depok kembali mengalami pancaroba dalam kurun waktu belakangan ini. Setelah invasi musik cepat (baca: fastcore/thrashcore/grindcore) memudar dan dilanjutkan oleh new school/beatdown yang tak terlalu lama menjajah, kemudian beranjak keranah youth crew/oldschool hardcore, kini Modern/melodic /post-hardcore yang mengambil tatah.

Adalah Limerence sebuah kuintet melodic hardcore/post-hardcore asal Depok yang baru saja menetas pada awal 2013. Berangkat dari embrio Elmer Fadhillah vokal, Ichad Prataman gitar, Ryan Alfa gitar, Fithra Agung bass, dan Kevin Bukhari drum. Mereka mencoba menyemarakan siklus pancaroba yang sebelumnya telah dilakukan oleh Struggle Of Youth, Our Spirit, Fuise, Modern Guns, Looking Back, dan Disdain.

Berangkat dari wahyu yang tersampaikan berkat intens mendengarkan Miles Away, To The Wind, The Ghost Inside, dan Landscapes. Mereka mencoba menghadirkan repetoar yang agresif namun tetap dibalut secara se-melodius mungkin. Sehingga pendengar seperti mendengarkan “bajingan bijak” berkeluh kesah.

Dan pada Agustus ini mereka merilis dua buah single teaser dengan masing-masing judul ‘The Only Reason” dan ‘A Story To Tell’ yang dapat di akses secara gratis melalui akun Soundcloud (https://soundcloud.com/LimerenceHC). Dimana rencananya dua buah single ini akan menjadi pintu utama menuju mini album yang akan dirilis pada akhir tahun ini melalui sebuah label sederhana, Optical Records. Sesuatu yang rasanya patut dinantikan buat para hardcore kids. (AL)





Contact:
LimerenceHC@yahoo.com
https://twitter.com/LimerenceHC
https://soundcloud.com/LimerenceHC

Jumat, 19 Juli 2013

The Telephone Akhiri Puasa Karya Dengan Lugas

Setelah puasa berkarya pasca rilisnya mini album "Materialisme Dialektika Logika" pada 2011 lalu. Unit Post-Punk Revival asal Purwokerto, The Telephone hadir dengan single terbaru bertajuk "Mafia Humaniora" tahun ini. Dalam single kali ini mereka seakan mencoba menghanyutkan pendengar kedalam kalem-nya Interpol namun berusaha tampil seliar The Vines meski pada faktanya mereka tetap saja bersahaja.

Mereka cukup lugas, merangkum semua sudut pandang terhadap kondisi negara seperti saat ini menjadi sebuah lelucon yang begitu satir terdengar. Dalam detik-detik awal pendengar langsung di sambut dengan sentilan, tengok saja bait berikut ini: "Selamat datang di negara yang bertuhan uang/Disini hukum hanyalah oceh untuk di pandang/Selamat datang di negara dengan banyak hutang/Hak asasi hanya untuk di tendang". Tidak berhenti sampai disitu, mereka pun masih tetap satir hingga detik-detik selanjutnya, "Jangan kau tuntut keadilan/Jika tak punya banyak uang/Ini negara preman yang benar jadi pecundang".

Kritik pedas yang disajikan dengan atmosfer mengawang namun tetap asik di nikmati sembari mengayunkan kepala, sebagai sarana penghantar pembakar masalah-masalah negara. Tidak menutup kemungkinan, pendengar akan dituntun pada titik apatisme akan sebuah bentuk negara yang memang telah bobrok ini. (AL)

Selasa, 11 Juni 2013

The Julie Ruin Akan Rilis Album Baru

The Julie Ruin
(Photo by Julie Ruin Doc.)
The Julie Ruin akan merilis full-length terbaru bertajuk "Run Fast" pada September mendatang. Album band besutan Kathleen Hanna (Bikini Kill/Le Tigre) tersebut nantinya akan dirilis oleh TJR Records dan pendistribusiannya dibantu oleh Dischord Records.

The Julie Ruin sendiri awalnya adalah proyek solo Hanna yang telah merilis sebuah album self-titled pada 1998 dibawah label Kill Rock Stars Records. Namun, pada 2010 lalu Hanna me-reformasi menjadi sebuah band dengan melibatkan bandmate-nya sewaktu di Bikini Kill, Kathi Wilcox, dan dibantu oleh beberapa rekan lainnya seperti Kenny Mellman, Carmine Covelli, dan Sara Landeau.

Sebagai introduksi album terbaru, The Julie Ruin merilis "Oh Come On" sebagai single pemanja telinga. (AL)

Sabtu, 08 Juni 2013

Free Streaming: Up Close - Back Again From 2009


Semeninggalnya gitaris mereka, Rian Kurniawan, karena sakit pada awal tahun lalu. Tidak membuat unit pop punk asal Depok yang terbentuk sejak 2009 ini berhenti begitu saja. Melainkan kian memacu semangat rekan-rekannya yang tersisa untuk terus berkarya.

Band yang kini digawangi oleh Fadel Wahyudi(bass & lead vocal), Aji(drum), dan Razi(gitar) ini kembali meluncurkan tiga buah lagu. Setelah sebelumnya mereka hanya merilis single pada tahun-tahun sebelumnya.

Tiga buah lagu tersebut dapat di streaming dan unduh gratis melalui account soundcloud mereka.(AL)

Rabu, 22 Mei 2013

Deal Statement Rilis Demo Live


Band hardcore asal Depok yang terbentuk sejak 2009, Deal Statement, kembali merilis sebuah demo live kemarin(21/5). Band yang sempat mengalami masa-masa kontraproduktif akibat kesibukan para personilnya ini, kini mencoba aktif kembali. Secara musikalitas ada sesuatu yang baru yang mereka tawarkan, dimana mereka lebih banyak memadukan unsur metal pada kontruksi musik demo ini. Direkomendasikan untuk para fans Judge, Champion, Shut Down, dan Cro-Mags.(AL)




Selasa, 14 Mei 2013

Video of Today: Black Flag - The Chase


Black Flag kembali merilis sebuah lagu baru berjudul The Chase setelah sebelumnya merilis Down In The Dirt pada awal Mei kemarin. The Chase bisa didapatkan secara gratis melalui iTunes.

Jumat, 03 Mei 2013

Black Flag Rilis Single Baru "Down In The Dirt"

Band hardcore punk asal Amerika Serikat yang sudah eksis sejak 1976, Black Flag, baru saja merilis sebuah single terbaru berjudul "Down In The Dirt" yang bisa didapatkan secara gratis. Dalam single kali ini, posisi Henry Rollins sebagai vokal digantikan oleh Ron Reyes.

Single ini akan menjadi permulaan dari album terbaru mereka yang akan dirilis pada tahun ini. Yang mana album baru tersebut akan menjadi album pertama pasca-reuni beberapa bulan lalu. Terakhir Black Flag merilis album bertajuk "In My Head" pada 1985 silam. (AL)

Download

Sabtu, 02 Maret 2013

Sadstory On Sunday: Nafas Screamo Dari Purwokerto

Sadstory On Sunday
(Photo by Isro Adi)
Band screamo asal Purwokerto, Sadstory On Sunday berencana untuk merilis debut album penuh-nya. Yang dijadwalkan akan dirilis selambat-lambatnya pada Mei mendatang.

Adanya salah satu personil yang bekerja di luar kota membuat penggarapan album ini sedikit mengulur waktu. "kita sudah sampai 40% dalam proses rekaman, karena saat ini salah satu gitaris kami bekerja di luar kota jadi prosesnya lebih lama dari target kita," ungkap Rahadian Descond Karunia atau yang biasa disapa Deskon, sang pemegang kendali microphone pada band ini.

Perihal siapa yang akan merilis album tersebut. Band yang terinspirasi oleh Envy, Touche Amore, dan Rites Of Spring ini mengaku belum terikat oleh label manapun. Sehingga kemungkinan akan merilis sendiri debut albumnya.

Debut album penuh ini akan menjadi ajang pengukuhan eksistensi dari band yang terbentuk sejak 2004 ini, setelah dalam perjalanannya terombang ambing oleh berbagai hal: bongkar pasang personil hingga sempat mengalami "mati-suri" pada 2007-2011. "Di pertengahan 2006 hingga 2007 kami sebenarnya sudah dalam proses rekaman untuk album, tapi dalam perjalanan, beberapa personil mengundurkan diri. Kemudian disusul dengan tambal sulam formasi yang sangat masif hingga proses rekaman terbengkalai dan proses kreatif berhenti. Hingga pada tahun 2011 kemarin saya coba menghidupkan kembali band ini dengan orang-orang yang sama sekali baru," ujar Deskon.

Terjalnya perjalanan yang dilalui oleh band ini, menyebabkan mereka hanya mampuh menghasilkan satu buah kompilasi sejak awal berdirinya yakni The Empty Space Journey: Purwokerto Independent Compilation pada 2007 lalu.

Saat ditanya hal menarik apa yang akan disuguhkan pada debut album bandnya ini. Deskon mengatakan, "fakta bahwa ini dibuat oleh band dari Purwokerto yang notabene bukan merupakan kota besar dan secara tradisi banyak memunculkan band-band inovatif, mungkin itu yang menarik. Dari segi materi, saya yakin yang kami sajikan cukup fresh. Bukan sesuatu baru, namun segar."

Ia juga berharap bersama debut album yang akan dirilis nanti ini akan mampuh menjangkau pendengar dimanapun, baik Indonesia maupun jika berkesempatan hingga mancanegara. Namun, disamping itu ada satu harapan besar lainnya yakni ingin terus mempertahankan band yang sudah ia rintis sejak awal dengan begitu lika-liku perjalanannya ini. "saya pribadi ingin band ini ada sampai kapanpun, terlepas dari siapa yang di dalamnya saya tidak perduli. tapi kan "Tomorrow Never Knows", jadi kami lebih kepada mengikuti alur saja dan menjalankan yang terbaik," ungkapnya. (AL)



Sabtu, 16 Februari 2013

Over Strong: Bentuk Penghormatan Bagi Lemmy Cs

Over Strong adalah band heavy metal/rock/punk asal Citayem, Depok. Digawangi oleh tiga orang pemuda: Virgie(gitar), Raflie Albera(bass/lead vokal), dan Albara Saputra(drum) yang sepertinya benar-benar telah bersujud dihadapan Lemmy cs sejak 2012 lalu.

Mereka telah menghasilkan lima buah lagu yang direkam secara live. Dimana kelima lagu tersebut di pengaruhi oleh Motorhead dan mungkin sedikit Seringai. Mengingatkan pada album-album awal Motorhead bila mendengarkan mereka; kasar, cepat, arogan, dan rock n' roll. Sebagai bentuk hormatnya pada Lemmy cs mereka mengcover "Ace of Spades" sebuah lagu milik Motorhead dari album dengan judul yang sama.

"Motorhead satu-satunye band yang ngebuka mata gue kalo segala macam musik bisa di jadiin satu, dari blues, rock n' roll , sama heavy metal dan semua itu ada di motorhead itu juga yang meng-inspiring Over Strong untuk bermusik lebih kreatif biar gak jad anak-anak yang kemakan jaman ahahaha," ungkap Virgie, menjelaskan betapa pentingnya sosok Motorhead bagi dirinya dan juga bandnya tersebut.

Saat ini Over Strong tengah disibukan menulis materi-materi baru dan mencari gigs-gigs guna mempertajam eksistensi mereka .(AL)

Download

Jumat, 15 Februari 2013

Naked87: Semangat Punk Dari Timur Jawa

Naked87 adalah band street punk/hardcore asal Gresik, Jawa Timur yang digawangi oleh Aan(vokal), Mamat(gitar), Poned(bass), dan Eddy(drum). Mereka telah merekam lima buah lagu: "Sampai Kapan", "Trendy Bangsat", "Hukum", "Strike Back", dan "Gresik Belong to Us", yang bisa dinikmati gratis. Lima buah lagu yang di cocok didengarkan buat kalian yang suka A Global Threat, Krass Kepalas, GamelanOink, dan sejenisnya. Rasanya pas apabila dinikmati dalam keadaan hangover ciu atau arak. (AL)

Download

Nikmati Grindcore Singkat Ala War Raw

Sejujurnya kami belum tahu banyak mengenai proyek asal Bandung yang satu ini, War Raw. Apakah ini adalah sebuah proyek band atau one man project ? Tapi jika boleh menebak, dari Credit yang terlampir bersama lima buah lagu berdurasi singkat. War Raw (mungkin) adalah one man project dan Fahmi Mursyid adalah orang dibalik ini semua.

War Raw menyuguhkan grindcore/powerviolence yang cepat dan teramat singkat (dengan durasi lagu rata-rata dibawah sepuluh detik). Bagi yang terbiasa menikmati setiap rilisan-rilisan dari Grindcore Karaoke. War Raw bisa menjadi pilihan yang pas di playlist kalian. (AL)

Download: War Raw - Mikropushkara (EP)

Rabu, 13 Februari 2013

Piston: Letupan Lava Dari Selatan Jakarta

Piston (Photo by Official)
Piston adalah band punk rock dengan balutan heavy metal yang datang dari Selatan Jakarta dan dikemudikan oleh Argi(Gitar & Vokal), Aditya Samdhoko(Gitar), Yulio Syafik(Bass) dan Nozanda Rangkuti(Drum) yang eksis sejak 2010 lalu. Mereka telah merilis sebuah mini album bertajuk "Deru" pada 2012 kemarin yang dirilis gratis secara online melalui website resmi-nya. Deru adalah tapak awal eksistensi mereka di jagat musik bawah tanah setelah dua tahun terjebak pada zona kontra-produktif.

Berusaha untuk tidak terjebak lagi pada zona tersebut. Tahun ini, mereka kembali mencoba aktif dengan merilis sebuah Singles bertajuk "Kidung Gelanggang Tubruk" yang berisi tiga buah lagu: Kidung Gelanggang Tubruk, The Unsung Heroes, dan sebuah coversong milik Bad Religion yakni Do What You Want. Yang dapat di unduh secara gratis melalui halaman website mereka.

Dengan Motorhead dan Bad Religion sebagai kiblat, rasanya mereka tahu bagaimana cara mengabdi dengan baik. Seperti letupan lava yang keluar dari dalam pegunungan berapi; cepat dan penuh amarah, tiga buah lagu ini di sinyalir mampu memacu adrenalin tinggi yang tak terlupakan sewaktu menikmatinya di lantai moshpit bersama sebotol bir dingin dalam genggaman. Dan tak berlebihan rasanya apabila kesemua tembang berenergi ini dijadikan backsound saat detik-detik menjelang hangover. Benar saja, seperti dikutip dari press release yang kami terima, "tembang ini ditujukan kepada para manusia kepala baja berenergi penuh untuk bersenang-senang bersama di habitat yang seharusnya, moshpit," tulis mereka.

Singles ini pun didaulat sebagai prelude sebelum debut album penuh mereka benar-benar rampung.(AL)

Download "Kidung Gelanggang Tubruk"(singles) disini

Senin, 11 Februari 2013

No Request Gratiskan Album "Tak Terbatas"

No Request
(Photo by official)
Band hardcore asal Bekasi, No Request menggratiskan album mereka "Tak Terbatas" secara online via akun resmi nya di Reverbnation hari ini(11/2). "Dengar dan Download album kita disini(Reverbnation.Ed). Semua Track sudah di upload. Enjoyy!!!," ungkap mereka melalui Twitter.

Tak Terbatas adalah album kedua dari band yang terbentuk sejak 1999 silam dan di gawangi oleh Bambang(vokal), Asep(gitar), Deff El Defry(bass), dan Emiliano Adhuy(drum). Album tersebut dirilis sendiri oleh mereka pada 3 November tahun lalu. (AL)

Download "Tak Terbatas" album dari No Request disini