Senin, 08 Desember 2014

Video of Today: CBA - Rocky Never Been Felt Rock (Live at Stay Here & Stay Together #3)


Kami berkesempatan menyaksikan materi terbaru dari unit punk rock asal Depok, CBA, yang menjadi penampil dalam gig Stay Here and Stay Together #3 Sabtu (6/12) kemarin di Porsea Depok.

Menurut penuturan sang vokalis sebelum memulai lagu, materi ini akan direkam akhir Desember mendatang sebagai gambaran mengenai masa depan musik CBA.

Mengenai tema lirik, mereka mengatakan, "Jika Beastie Boys punya Fight for Your Right. Kita punya lagu ini. Semangatnya sama."

Minggu, 07 Desember 2014

Gerram Rilis Video Teaser Sebelum Album Terbaru

Gerram, unit dark hardcore asal Palembang ini merilis video teaser. Hal ini sebagai kebutuhan promosi untuk debut album mereka Genderang Bencana.

Video teaser ini menggunakan latar lagu "Jeram" yang juga menjadi bagian dalam album tersebut. Dalam video ini menampilkan cuplikan-cuplikan gambar proses rekaman, potongan lagu, artwork, foto dan beberapa info.

Album Genderang Bencana sendiri niatnya akan rilis pada 10 Desember mendatang melalui sebuah label mandiri, Blacksheep Records, dalam format CD. (AL)

Kolibri: Rilis Album 'Blank Television' Karna Frustasi

Band asal Surabaya, Kolibri, merilis debut album dengan tajuk Blank Television pada Rabu (3/12) lalu. Dalam album tersebut terdapat lima buah lagu dengan tambahan satu buah intro, yang dapat diunduh secara gratis melalui akun bandcamp mereka.

Album Blank Television mempunyai makna tersendiri. Mereka mengibaratkannya seperti layaknya menonton siaran televisi dalam waktu yang lama dengan pikiran kosong, pandangan mata tertuju kepada warna-warni televisi namun isi pikiran memuai entah kemana. "Beragam imaji dari emosi yang meluap-luap, kemalasan yang penuh dengan rasa apatis, serta perjalanan spiritual yang membingungkan kami ibaratkan seperti menonton siaran televisi," jelas mereka melalui siaran pers yang kami terima.

Mereka menambahkan, "secara keseluruhan, isi dari lagu-lagu yang tertuang dalam album ini merupakan sedikit gambaran rasa frustasi di dalam sisi psikologis kehidupan manusia yang kemudian memunculkan beragam imaji abstrak yang muncul silih berganti dan seringkali secara tiba-tiba."

Album ini sendiri sebenarnya sudah sempat mereka rilis dalam sebuah pagelaran bertajuk Akhirnya Rilis Juga: a Collective Release Party pada Juni lalu. Dimana kala itu setiap penonton yang hadir mendapatkan rilisan tersebut dengan metode transfer via USB Disk, sebuah cara yang mereka berinama Offline Digital Media Share.

Untuk mendapatkan rilisan ini, kalian bisa langsung mengunjungi situ bandcamp mereka: https://kolibrisub.bandcamp.com/releases. (AL)

Tragedi anggap Album II Sebagai Shit Bomb

Photo by TRAGEDI doc.
Jumat kemarin (5/12), kuartet hardcore Bandung, TRAGEDI, merilis album baru yang bertitel II via Gr8day-Music, Malang. Sesuaijudulnya, album ini merupakan album kedua mereka setelah pada 2010 lalu merilis album pertama, Rebuild Through Resistance.

Berisi sepuluh lagu, album ini dianggap kuartet yang terdiridari Teguh (vokal), Zanoe (gitar), Reza (bass), dan Ami (drum) sebagai refleksi sederhana dari apa yang terjadi di sekitar mereka. Teguh mengatakan bahwa tidak ada tema khusus untuk albumini. Fokusnya cerita tentang arogansi yang mereka temui dan alami di keseharian. “Album ini tidak menceritakan sesuatu yang tidak kami lihat dan tidak kami rasakan langsung. Semuanya sangat dekat dengan keseharian kami. Intinya tentang arogansi yang pernah kami alamin,” jelas Teguh.

Mengenai materi lagu, dipaparkan oleh Ami dan Reza, musik yang mereka buat kebanyakan hasil dari jam session. Mereka juga mengungkapkan bahwa selain hardcore setiap personelnya punya ketertarikan lumayan dalam terhadap banyak genre musik. Oleh karena disentuh beberapa kekhasan genre musiklain, materi musik album II ini dianggap baru.

“Hardcore punk sudah pasti, dipoles progressive, thrash, stoner, dll. Alhasil crossover hardcore,” kata Reza. Ami menegaskan, “bebaslah, mau dibilang apa. Pastinya kami bikin musik yang kalau didengar, orang kira yang mainin badannya gede, gagah, pokonya tough guy banget! Hahahah!”

Lebih lanjut Zanoe menjelaskan bahwa perilisan II ini bagi TRAGEDI layaknya kado dan bukti keberhasilan merekamempertahankan eksistensi. Jujur Zanoe, selain perumusan materinya, prosespembuatan album ini juga memakan waktu yang lumayan lama. Oleh karena itu eksistensi mereka sebagai band yang produktif sempat dipertanyakan. Bahkan beberapa orang dan kelompok menganggap mereka sudah bubar.

“Kalau saya anggap album ini kayak kado, sih, sekaligus shit bomb buat yang nganggap kami nggak produktif atau malah bubar. huahahaha,” sambung Zanoe sambil canda tawa.

Sebelum merilis albumnya, mereka sempat merilis dua buah single yang juga ada di album itu, “Fuck With Your Statement” dan “Don’t Give A World A Chance”. Selain dua buah single, band yang dipayungi oleh Gr8day-Music ini juga merilis video musik untuk single pertamanya “Fuck With Your Statement.”

Rabu, 03 Desember 2014

Deal Statement: Menjadikan Band Sebagai Media Kampanye Gajah

Photo by DS doc.
Menurut WWF Indonesia, saat ini hanya tersisa 2.400 hingga 2.800 individu Gajah Sumatera di alam. Yang disebabkan oleh perburuan, deforestasi, dan hilangnya habitat, serta konflik dengan manusia. Pada September lalu tiga Gajah jantan ditemukan mati tanpa gading oleh warga di perkebunan kelapa sawit wilayah Aceh Timur (Link sumber).

Hal tersebut menggugah unit hardcore punk asal Kota Depok, Deal Statement, untuk melakukan fundraising untuk membantu menyelamatkan Gajah. Fundraising tersebut dilakukan dengan cara menjual kaos yang semua keuntungannya akan di sumbangkan melalui salah satu LSM yang fokus pada isu terkait. Tidak hanya itu, saat ini Deal Statement sedang menggarap sebuah video dokumenter. Mau tau lebih lanjut ? Mari simak hasil obrolan singkat kami dengan Giring (gitar/back voc) Deal Statement. (AL)

Minggu, 30 November 2014

Sintax: Menebus Dosa Dan Membayar Pajak

Satu lagi nih band crust-punk dari Jember, Sintax, merilis full album dengan tajuk Menebus Dosa Dan Membayar Pajak.
Mereka merilisnya dalam dua format berbeda yakni digital (free-streaming) via Soundcloud dan fisik (Cdr) oleh Akar Rumput Records.

Untuk kalian yang penasaran dengan materi Sintax, bisa langsung dengarkan dibawah sini. (AL)

Kamis, 27 November 2014

Video of Today: Bored - I Don't Need Your Shit (Live at Youth Reaction #1)

Mooikite Menggandeng Takanmati Record Rilis Strange Invitation

Seperti yang sebelumnya dikabarkan (baca beritanya disini) bahwa group musik asal Surabaya, Mooikite, akan merilis album baru bertajuk Strange Invitation.

Mooikite bekerja sama dengan sebuah label rekaman baru asal kota yang sama, Takanmati Records, untuk merealisasikan semua itu. Dirilis dalam bentuk kaset dengan disertai kode unik untuk mengunduh materi album dalam format digital. Hal ini dianggap sebagai sebuah sifat edukatif dengan harapan dapat mengurangi pembajakan karya.

Untuk mendapatkan rilisan Strange Invitation ini, cukup berkunjung ke takanmatirec.net, ikuti instruksi berserta syarat dan ketentuan yang ada di halaman situ tersebut. (AL)

Nafas Perlawanan Neurosesick Dalam "Hancurkan Tiran"

Photo by Neurosesick doc.
Band hardcore/punk asal Malang, Neurosesick, akan merilis EP terbaru bertajuk Sic Semper Tyrannis yang akan dirilis Alaium Records. Dalam EP tersebut, nantinya akan berisi 5 lagu dan 1 instrumental yang semuanya berkaitan dengan satu dan lainnya.

Sic Semper Tyrannis sebenarnya sebuah track intrumental yang kemudian dijadikan tajuk utama dalam EP tersebut. Kata ini diambil dari bahasa latin yang berarti hancurkan tiran.

Dalam arti yang lebih luas, mereka memaparkan, "Bisa kita lihat bahwa kehidupan kita masih dikelilingi oleh para tiran yang siap melumat dan menyingkirkan kita kapan mereka mau. Konflik tanah yang masih terjadi di berbagai daerah, dengan dalih atas nama peradaban."

Untuk menghindari dugaan sebagai martir dadakan dan pahlawan kesiangan, mereka mengatakan bahwa hal ini didasari dari keinginan untuk menceritakan sebuah sisi lain tentang apa yang harusnya kita perjuangkan dan pertahankan.

"Tak usah jauh-jauh ke Palestina karena di negara kita sendiri masih ada yang khawatir kita akan tinggal di mana keesokan harinya. Mungkin juga bakal menimpa Anda yang kelak tergusur dan harus pindah secara paksa. Itu yang seharusnya kalian perjuangkan," ungkap mereka.

Track "Sic Semper Tyrannis" sendiri sudah mereka rilis pertanggal 18 November kemarin via akun resmi Soundcloud. (AL)

Kamis, 20 November 2014

Ansaphone Resmi Rilis Maxi-Single Bertajuk ‘Frame’

Photo by Ansaphone doc.
Ansaphone, band bliss-pop / art-rock / post-rock andalan kota Bandung, resmi merilis single terbaru mereka berjudul “Frame”.

“Frame” merupakan single kedua dari album Dancing In The Colours (2013) yang telah dirilis Ansaphone pada November 2013 lalu, setelah sebelumnya meluncurkan lagu “Sirenical” sebagai single pertama.

Untuk single terbarunya ini Ansaphone yang bekerjasama dengan Wasted Rockers Recordings, merilisnya dalam bentuk fisik, tepatnya sebuah maxi-single format cassette/tape.

Maxi-single Frame berisi lagu “Frame” sebagai single utama, yang diambil dari album Dancing In The Colours (2013), plus bonus beberapa buah lagu b-sides, rarities, akustik dan live dari Ansaphone.

Ansaphone berdiri sejak awal tahun 2004. Selama eksistensinya tersebut, Ansaphone sudah tampil live di banyak tempat dan mengeluarkan cukup banyak rilisan.

Municipal Waste Bajak Jakarta

Photo by Rigel Haryanto
Municipal Waste fuck... Municipal Waste fuck... Municipal Waste fuck...

Masih terngiang ditelinga saya ketika rombongan crossover trash metal dari Richmond, Virginia, Municipal Waste membajak Jakarta dengan 18 lagu, yang nyaris membuat circlepit terlama sepanjang sejarah metal show Jakarta.

Acara yang bertajuk Teror Dari Belantara (pesta peluncuran album teranyar Kapital dari Kalimantan). Hari itu dibuka oleh unit hc/metal Burgerkill dari Bandung yang bermain cukup sore untuk membuka pagelaran tersebut. Selesai break acara dilanjutkan dengan penampilan sang punya hajat, Kapital, yang diawal penampilannya menyajikan tarian hudoq khas Kalimantan yang jarang sekali kita saksikan dimetal show sperti ini. Kapital tampil cukup energik walaupun beberapa kali sering dihinggapi kesalahan teknis.

Pesta malam itu tidak berhenti disitu, band yang ditunggu-tunggu akhirnya onstage, Municipal Waste! Tony Foresta Cs yang malam itu tidak dibantu oleh official crew cukup apik untuk mengeset peralatannya sendiri. Pemandangan yang cukup langka bagi band sekelas mereka. Ajaibnya cukup cepat.

Municipal Waste tampil cepat kilat dengan bermetode medley yang berhasil menghentak Rollingstone untuk melakukan cirlcepit. Koor-koor massal pun berkumandang ketika lagu-lagu yang dinantikan mulai dibawakan seperti "You're Cut Off", "Beer Pressure", dan "Headbanger Face Rip".

Overall, Municipal Waste sangat menghibur dengan 18 lagu (walaupun kentang aka kena tanggung). Hahaha... Kredit lebih saya berikan untuk Kapital & Distorsirock yang berhasil menggelar acara ini. (Budi Cole)

#youshouldknow | Chewing Sparkle: "Far East" dan Negri Imajiner

Photo by Chewing Sparkle doc.
Chewing Sparkle adalah band Jakarta yang dibentuk oleh Ryan (vokal/gitar) pada May 2012, dengan mengajak Dheny (Gitar), Nabyl (Bass/Vokal) dan Hars (Drum/Vokal). Dalam kompisisi bermusiknya, mereka mencoba memadukan unsur indie rock, pop noise, dan elemen musik 60's - 70's.

Hal tersebut bisa disimak melalui single perdana mereka "Far East", yang telah dirilis sejak 23 Oktober kemarin. Ketukan drum yang enerjik berbalut sound gitar yang kasar. Serta pembawaan vokal yang seakan tanpa daya. Mampuh menjadikan single tersebut teman yang asyik ketika berdansa atau (mungkin) slamming dance. Namun pada detik-detik terakhir, nuansa akan cenderung menjadi gelap. Sepertinya disitulah titik klimaks single ini.

Menurut press release yang kami terima, single ini menceritakan tentang negri imajiner. Namun Ryan selaku penulis lirik menyerahkan semua penafsiran kepada pendengar.

Single ini dapat didownload resmi, melalui Tumblr mereka: http://chewingsparkle.tumblr.com/releases. Selain itu, mereka pun mengemas single ini dalam format audio-visual yang dapat kalian saksikan di bawah. (AL)

Jumat, 07 November 2014

#YouShouldKnow | Trenggiling: Cepat, Kasar, Dan Marah

Photo by Trenggiling doc.
Trenggiling yang satu ini bukanlah nama binatang pemakan serangga yang apabila sedang terancam akan menggulung layaknya bola kaki. Trenggiling yang satu ini adalah unit fastcore/grind/power violence asal Sukoharjo.

Band ini dibentuk oleh empat remaja yang masih berseragam SMA, diantaranya Anggit gitar, Rama vokal, Harun drum, dan Nicholas bass, pada awal 2014. Berangkat dari kejenuhan rutinitas yang itu-itu saja: nongkrong dan dengerin musik. Akhirnya mereka sepakat untuk mendirikan band. "Kita membentuk band ini sih bukan karena suka saja. Melainkan ini adalah sebuah simbol kritikan keras dari kami yang berupa lagu," ujar Nicholas melalui press release yang kami terima.

Band ini benar-benar marah. Mereka mengutarakan ketidak sukaannya pada keadaan sekitar, orang-orang yang "mentuhankan" benda elektronik", dan selain itu mereka juga menyindir proses seseorang yang sedang kasmaran. "Bukannya kita melarang mereka jatuh cinta, tapi perilaku mereka sudah sok yes dan bangga. Ah itu sangat menjijikan!"

Saat ini mereka baru saja merilis Demo 2014 dengan kualitas rekaman standar latihan yang dapat distreaming dan diunduh via Soundcloud. (AL)

Kamis, 06 November 2014

#YouShouldKnow | The Dirty Glass: Band Jogyakarta Nuansa Irlandia

Photo by Dirty Glass doc.
Beberapa tahun terakhir ini banyak bermunculan band-band punk bernuansa Irish/Scottish yang umumnya disebut Folk Punk atau Celtic Punk dalam skena lokal. Tidak seperti band punk rock biasanya yang cenderung bermain dengan set-alat yang konvensional (gitar listrik, bass, dan drum), Celtic punk melibatkan bebunyian dari Mandolin, Banjo, dan Akordion pada kontruksi musiknya.

Adalah The Pogues dari London yang mulai memperkenalkan jenis musik Celtic punk ini. Kemudian menyebar kebelahan dunia lainnya, hingga Indonesia. Salah satu dampaknya mewabah ke Jogyakarta dan melahirkan sebuah band Celtic punk, The Dirty Glass. Dibentuk pada 2010 dengan formasi Jr. Miko vokalis, Emil bassis, Ganang violins, Ryan mandolin, Ratna gitar (kemudian digantikan oleh Brata dan akhirnya oleh Nathan), Yasu twin whistle, dan Ardyan drummer (yang kemudian digantikan oleh Rude).

Nama Dirty Glass sendiri berangkat dari kebiasaan ketika mabuk dan menjatuhkan gelas ke lantai kontrakan.

Meski berangkat dari latar kesukaan musik yang berbeda-beda, namun tetap terdapat benang merah di masing-masing personil. Benang merah tersebut ialah musik Celtic Punk. Yang menjadikan poin plus bagi karakteristik musik Dirty Glass.

Terlebih mereka memainkan Celtic punk karena menyukai semangat yang dibawa pada musik Celtic punk ini. "Walaupun seorang Shane MC Gowan memainkan musik irish nya secara pelan, tapi semangat perlawanannya tetap kuat," ungkap Jr. Miko saat kami hubungi via email.

Hingga saat ini Dirty Glass sudah mengikuti sejumlah proyek kompilasi diantaranya Kompilasi Paddy Punk untuk lagu "Let's Joke", Kompilasi Guyub Rukun Nyawidji untuk lagu yang sama, Kompilasi Wind From The Foreign Land untuk lagu "Anthem", dan sebuah debut album bertajuk Drunken Summer Night yang baru mereka rilis pada September kemarin. (AL)

Rabu, 05 November 2014

Indonesian Netaudio Festival Kembali Diselenggarakan

Setelah sukses menggelar event Indonesian Netaudio Festival pada 2012 lalu di Jogyakarta. Kini, pihak Indonesian Netlabel Union (INU) selaku penggagas dan penyelenggara dibantu Sorge Sindikasi, KKBM Unpar, IFI Bandung kembali menggelar acara serupa di Bandung pada 14 hingga 16 November mendatang.

Dimana dalam dua hari pertama pengunjung akan disuguhi oleh diskusi buku dan musik, workshop radio online,  pemutaran film, live music, booth sharing, hingga bazaar karya. Pada hari ketiga pengunjung akan di ajak untuk menikmati kota Bandung sambil berpiknik ria dan ditemani set-akustik dari performer lokal. Untuk mengikuti serangkaian acara diskusi dan workshop diharapkan calon peserta melakukan registarasi. (Lihat info kontak registrasi di bawah)

Acara Indonesian Netaudio Festival sendiri adalah festival bertujuan sebagai penyambung tali silahturami antar pelaku, pemerhati, dan penikmat netaudio (aktivitas audio di Internet).

Selain itu, acara tersebut pun menjadi ajang sosialisasi dan edukasi mengenai budaya bebas kepada khalayak luas. Didasari pula oleh semakin diminatinya Netaudio seperti Netlabel (label rekaman berbasis Internet) dan juga online streaming.

"Pentingnya sosialisasi dan edukasi mengenai budaya bebas kepada publik bisa membantu distribusi dan produksi pengetahuan yang lebih baik, berkelanjutan, dan mandiri," tulis pihak INU dalam press release yang kami terima.

Hal tersebut kemudian diwujudkan dalam sebuah event offline oleh para pegiat dan penikmat netaudio sebagai bentuk kontribusi kepada lingkungan terdekat dan masyarakat luas. (AL)

Berikut ini adalah susunan acara Indonesian Netaudio Festival #2 yang akan terselenggara di Bandung pada 14 hingga 16 November 2014 mendatang:

Jumat, 31 Oktober 2014

Video of Today: Merah Bercerita - Lagu Anak (Official Music Video)


Ini adalah video teranyar dari unit folk/akustik asal Surakarta, Merah Bercerita. Jika diperhatikan dari lirik lagu ini mendeskripsikan tentang sosok ayah dan ibu. Dimana di balik itu sebuah seperti terpancar kerinduan. Dinyanyikan dengan santai nan sendu oleh Fajar Merah yang tak lain adalah putra Widji Thukul.

Rabu, 29 Oktober 2014

Video of Today: Today - Yang Penting Punk (Live)


Aksi kuartet punk rock/oi asal Depok yang tengah menjalani Friends Warped Tour pada April silam. Video ini diambil sewaktu mereka bermain dalam gig Total Sumuk #2 di Semarang.

Jumat, 24 Oktober 2014

Lorong Waktu: Eksibisi Bawah Tanah

Sangat jarang kegiatan berkesenian diadakan di Bogor, baik di ruang alternatif maupun di ruang publik, entah mengapa, apa eiks yang ngga tau? Hufttt sungguh kekuperan yang setinggi fuji (red;gunung) eiks yang berdomisili di kota Bogor ini sungguh harus membubarkan geng Persatuan Cah Urban Interlokal Ranting Bogor. Ah sudahlah biar itu menjadi romansa gumaman yang melanda hati eiks, yang jelas kali ini eiks bakalan ngasih ulasan tentang eksibisi drawing dan ilustrasi yang di inisiasi oleh klub gambar minggu pagi bernama Sketching Sunday. Muda mudi asoy tersebut dikomandani oleh sesosok pria maskulin nan cool bernama Aryo Wicaksono yang merupakan inisiator eksibisi Lorong Waktu. Bertempat di ruang publik underground di dekat Botani Square dan Tugu Kujang.

Underground? Yapp, karena tempatnya berada di bawah tanah, sebagai tempat penyebrangan yang diperbaharui dan di multifungsikan sebagai gallery dan ruang terbuka yang sebenarnya dikhususkan bagi muda mudi di Kota seribu angkot tersebut. Kegiatan ini mulai dibuka pada minggu pagi tanggal 19 Oktober 2014 kemarin. Terdapat puluhan karya yang dipamerkan, setengahnya merupakan sketching wajah walikota Bogor dari masa ke masa, seperti dikatakan Aryo, ini merupakan permintaan pemkot, semacam birokrasi , sebagai syarat di izinkan nya kegiatan ini dan makanya dinamai Lorong Waktu,jadi masuk ke lorong ini berasa ada di lorong waktu,gitu hihi . Di pembukaaannya para artist yang terlibat berkumpul dan membuat wheatpaste,juga terdapat lapakan artprint,postcard dan sebagainya. Event ini sebenarnya diadakan sebulan penuh, tapi karena ada sedikit permasalahan eksternal jadi event ini hanya diadakan tiga hari saja, ditututp pada hari Selasa kemarin tanggal 21 September 2014. Aryo juga berujar karena event ini dadakan jadi persiapan kurang terkonsep dengan sempurna, yaa menurut eiks juga begitu sih. Tapi segan buat kalian semua sih, jari jempol ! Dan kabar bagusnya mereka bakalan ngadain eksibisi lagi tanggal 24 November 2014, dan kali ini sebulan penuh! Jadi buat kalian yang penasaran, bisa dateng nanti yaaa. FYI nya tempat penyebrangan underground ini dibuka pagi banget trus ditutup sekitar jam 10 malem. (Fauzan)



[LK018] VA. One Day Is Fine. Next Day Is Black


Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada keberagaman bebunyian yang telinga ini mampuh resapi. Apalagi hal itu bisa dinikmati dalam sebuah kesatuan. Itu semua dapat terwujud dalam kompilasi One Day Is Fine. Next Day Is Black ini. Segala macam jenis musik, bisa dibilang lintas genre, semuanya tersaji nikmat. Bagai soup buah yang kaya rasa dan pastinya menyegarkan. Mulai dari berbunyai kasar ala musik harsh/noise, agresifats hardcore, gelapnya metal, beat-beat aduhai delta blues; rockabilly, dendangan ajaib Ska, hingga buaian musik ambient, tersaji di sini.

Menampilkan 15 band yang tentu akan sayang untuk dilewatkan percuma. Tentu kamu tidak perlu berpikir panjang lagi untuk mendownload rilisan ini. Selain gratis dan ini semua mampuh menjadi soundtrack aktivitas kalian.

Band:
The Loads, Chicken Shill, Vellarose, CBA, Pagar Betis, Double Strenght, Djiwo, Heinous Murder, Makhluk Asing, Untrapped, Kisah Kancil dan Rusa, Medja Kosong, The Long Distance, Bergegas Mati.

Download: VA. One Day Is Fine. Next Day Is Black

Selasa, 21 Oktober 2014

#event | Atlesta Secret Party 2014


Untuk bisa berpartisipasi dalam Atlesta Secret Party, kamu harus tau dulu syarat & ketentuannya. Baca di sini.