Kamis, 21 Maret 2013

Marky Ramone Hanya Ingin Film Biopic Ramones Diproduksi Orang Terdekat

Marky Ramone
(Source: google)
Nampaknya niatan Linda Ramone -istri kedua Johnny Ramone- untuk membuat film biopic tentang band mendiang suaminya akan mengamali sedikit hambatan. Pasalnya Marky Ramone tidak akan memberi izin pada siapapun selain orang terdekat Ramones untuk menggarap film tentang bandnya tersebut. Yang Marky takutkan ialah film tersebut tidak mampu mengwakili realita yang dialami oleh Ramones. "Memang sudah banyak yang membicarakan tentang rencana pembuatan film ini. Tapi anggota keluarga personil Ramones seperti sepupunya, iparnya bahkan istrinya, mereka semua itu tidak selalu ada bersama kita. Kita tidak pernah mengijinkan pacar atau istri kami ikut tur Ramones, jadi bagaimana filmnya nanti bisa akurat?," ujar Marky Ramone yang dikutip dari Contactmusic.

Ia juga menambahkan, ""Saya lebih suka jika film ini dibuat tentang cikal bakal Ramones terbentuk. Saya ingin melihat bagaimana mereka bisa mengawali karir di Forest Hill dan menciptakan sound unik khas Ramones."

Seperti yang diketahui, Linda memiliki keinginan untuk membuat film biopic tentang Ramones yang akan ia adaptasi dari buku biografi yang di tulis oleh mendingan suaminya.

Jika film biopic ini berhasil diproduksi. Ini akan menjadi film ke delapan Ramones setelah Rock 'n' Roll High School, Lifestyles, We're Outta Here!, Around the World, End of the Century, Raw,dan It's Alive 1974–1996. (AL)

Rabu, 06 Maret 2013

Video of Today: Alkaline Trio - I, Pessimist


Video klip terbaru dari Alkaline Trio berkolaborasi dengan Tim McIlrath dari Rise Against. Lagu ini akan masuk dalam album terbaru mereka "My Shame is True" yang akan dirilis oleh Epitaph pada April mendatang.

Selasa, 05 Maret 2013

Dendang Fucklentine: DIY Gig Yang Masih Eksis Dan Konsisten Setiap Tahun

Tahun ini adalah tahun ke tujuh bagi gig Dendang Fucklentine. Bertempat disebuah rumah makan steak di bilangan Pamulang, Tanggerang Selatan. Kurang lebih 23 band dari latar belakang genre berbeda: hardcore, punk, grindcore, thrashcore, pop punk, dan lain lain, meramaikan malam itu(23/2). Silih berganti mencoba menghangatkan suasana yang pada saat itu di guyur hujan rintik-rintik.

Sempat di landa kepanikan diantara pihak penyelenggara, band, dan juga penonton yang datang malam itu oleh ancaman pembubaran oleh warga sekitar dan juga hilir mudik nya Polisi di karena kan acara yang sudah melebih batas waktu yang telah di sepakati antar pengelola tempat dengan pihak penyelenggara. "Batas waktu jam 12. Tapi karna ngaret jadi sampe jam segini(waktu itu kurang lebih pukul 23.30.Ed). Harusnya mulai dari setengah lima tapi jadi mulai setengah delapan. Dengan 23 band, sebenernya udah di komplain sama warga. Cuman dari pihak pengelola katanya tanggung deh!," tutur Sujud selaku penyelenggara gig.

Sujud menambahkan, datangnya Polisi disebabkan oleh kerusuhan pada acara musik di minggu sebelumnya. Yang berakhir dengan dibubarkan secara paksa oleh pihak kepolisian setempat. Dan hal tersebutlah yang sempat menghambat-nya dalam memperoleh izin untuk acara.

Meski sempat dibuat panik oleh warga dan pihak kepolisian. Tidak serta mengurangi keintiman malam itu. Semua yang hadir larut dalam buaian musik cadas dari beberapa penampil seperti Sonata, Obsesif Kompulsif, Proletar, Floco, WxFxN, Jigsaw, dan beberapa band lainnya. Alhasil, acara berakhir dengan lancar.

Dendang Fucklentine adalah DIY Gig tahunan yang di selenggarakan pada bulan Februari disetiap tahunnya. Berangkat dari kebosanan rutinitas kerja yang melanda Sujud bersama seorang sahabat lainnya sehingga menghasilkan Dendang Fucklentine #1 pada 2007. "Dari 2007. Awal 2007. Gua berdua temen gawe(kerja.Ed) iseng-iseng bikin acara. Terjadilah dendang. Pertama itu street gigs, kaya gubuk derita gitu ada tempat cuci steam di pinggir jalan deket rumah gua didaerah Bintaro," ungkap Sujud menceritakan asal muasal Dendang Fucklentine.

"Waktu itu mau bikin nya bulan Februari. Terus bertempatan dengan valentine," lanjutnya, menjelaskan alasan dibalik pemilihan nama Dendang Fucklentine.

Dalam kerja di lapangan, Sujud tidak hanya berdua. Ia dibantu oleh keempat teman nya yang lain. Bahkan terkadang dibantu oleh teman-teman yang lain juga dalam setiap episode dari Dendang Fucklentine ini. Namun seiringnya waktu, hanya menyisakan ia seorang. Kesibukan sebagai pekerja lah yang membuat beberapa orang lainnya tidak sempat membagi waktunya untuk mengorganisir gig.

   

Dan ini adalah tahun ke tujuh, Sujud dalam menjalankan Dendang Fucklentine. Suka duka ia sudah rasakan, mulai dari mudahnya mendapatkan perizinan tempat sampai harus berurusan dengan pihak polisi karena sulitnya mendapatkan izin. "Suka dukanya kaya gini polisi dateng warga dateng. Pernah di cut juga waktu pertama itu. Di cut gara-gara magrib main juga. Berhenti main sebentar. Yang paling dukanya izinnya itu. Sukanya, karna ga ada kendala juga," ungkap pria yang juga sering mengadakan acara Skateboard ini.

Dalam perjalanannya, Dendang Fucklentine tidak selamanya mulus. Sempat terancam untuk absen pada tahun ke lima, dikarenakan Sujud yang mengalami kecelakaan sehingga ia harus berisitirahat demi kesembuhannya. Namun berkat dua orang teman yang sudi mengambil ahli pengorganisiran gig, akhirnya Dendang Fucklentine #5 bisa terwujud dan batal absen ditahun itu.

Tidak mudah untuk bisa mempertahankan sebuah DIY gig untuk tetap eksis selama bertahun-tahun. Terlebih lagi dalam setiap pengorganisirannya tak jarang menemui kerugian materi, entah karena beberapa faktor yang mempengaruhinya. Belum berbagai kendala yang harus dihadapi pra/pasca-acara. Meski memang bukan materi sebagai prioritas tujuan dalam mengorganisir DIY gig. Diperlukan konsistensi tinggi serta kegigihan lebih untuk mempertahankan semua itu. Seperti apa yang Sujud katakan, "Konsisten aja sih. Udah gitu yah fokus. Tahun ini bikin. Jadiin, jalanin. Nimbulin kepercayaan juga ke yang lain. Apapun kendalanya jalanin terus," ucapnya.

Meski bisa terbilang cukup sukses dalam setiap pengorganisiran Dendang Fucklentine di setiap tahunnya. Sujud masih belum punya pikiran untuk membawa gig yang ia organisir tersebut berubah wujud menjadi acara yang lebih meriah dan besar dari sebelumnya. "Terlalu susah sih sebenarnya. Yang penting jalan aja dan tetap ditunggu. Walaupun acaranya kecil. Kalau terlalu besar cape juga. Udah gitu yang kerja cuma 3-4 orang. Mau bikin gede ? cape juga. Boncos gua," tandas pria bertubuh subur ini, tidak muluk.

Semoga ditahun-tahun berikutnya Dendang Fucklentine masih tetap berjalan dengan kesederhanaannya yang justru terlihat elegan: tanpa barikade, free show(meski kadang ticketing itu perlu, namun sewajarnya.Ed), dan begitu intim. Skena lokal masih membutuhkan gig-gig seperti ini. (AL)

Senin, 04 Maret 2013

Commitment Records Asia Akan Rilis Debut Album Sectarian Violence


Commitment Records chapter Asia akan segera merilis debut album dari band hardcore/punk straight edge, Sectarian Violence. Album tersebut akan dirilis dalam bentuk tape kaset pada akhir Maret nanti.

Tidak hanya itu. Mereka mengatakan, akan ada special bundle berisi kaset, sticker, patch, poster, dan kaos yang hanya diproduksi sebanyak 24pcs dengan sistem pre-order.

Sectarian Violence sendiri adalah proyek terbaru dari Nick Tape(Coke Bust) pada bagian vokal bersama beberapa kawan lainnya Andrew(guitar), Pat(guitar), Staffan(bass), dan Tomas(drum). Bisa dikatakan band ini adalah band yang lintas negara, mengingat latar belakang personilnya yang berasal dari berbagai negara: Inggris, Swedia, dan Amerika. (AL)


Minggu, 03 Maret 2013

Video of Today: What We Think Live In Depok


Ini adalah penampilan terbaru dari What We Think sewaktu menjadi pembuka dalam rangkaian tur Expire -band asal Amerika- di Pasar Segar, Depok pada 13 Februari lalu, setelah sebelumnya rehat untuk waktu yang cukup lama.

Sabtu, 02 Maret 2013

Sadstory On Sunday: Nafas Screamo Dari Purwokerto

Sadstory On Sunday
(Photo by Isro Adi)
Band screamo asal Purwokerto, Sadstory On Sunday berencana untuk merilis debut album penuh-nya. Yang dijadwalkan akan dirilis selambat-lambatnya pada Mei mendatang.

Adanya salah satu personil yang bekerja di luar kota membuat penggarapan album ini sedikit mengulur waktu. "kita sudah sampai 40% dalam proses rekaman, karena saat ini salah satu gitaris kami bekerja di luar kota jadi prosesnya lebih lama dari target kita," ungkap Rahadian Descond Karunia atau yang biasa disapa Deskon, sang pemegang kendali microphone pada band ini.

Perihal siapa yang akan merilis album tersebut. Band yang terinspirasi oleh Envy, Touche Amore, dan Rites Of Spring ini mengaku belum terikat oleh label manapun. Sehingga kemungkinan akan merilis sendiri debut albumnya.

Debut album penuh ini akan menjadi ajang pengukuhan eksistensi dari band yang terbentuk sejak 2004 ini, setelah dalam perjalanannya terombang ambing oleh berbagai hal: bongkar pasang personil hingga sempat mengalami "mati-suri" pada 2007-2011. "Di pertengahan 2006 hingga 2007 kami sebenarnya sudah dalam proses rekaman untuk album, tapi dalam perjalanan, beberapa personil mengundurkan diri. Kemudian disusul dengan tambal sulam formasi yang sangat masif hingga proses rekaman terbengkalai dan proses kreatif berhenti. Hingga pada tahun 2011 kemarin saya coba menghidupkan kembali band ini dengan orang-orang yang sama sekali baru," ujar Deskon.

Terjalnya perjalanan yang dilalui oleh band ini, menyebabkan mereka hanya mampuh menghasilkan satu buah kompilasi sejak awal berdirinya yakni The Empty Space Journey: Purwokerto Independent Compilation pada 2007 lalu.

Saat ditanya hal menarik apa yang akan disuguhkan pada debut album bandnya ini. Deskon mengatakan, "fakta bahwa ini dibuat oleh band dari Purwokerto yang notabene bukan merupakan kota besar dan secara tradisi banyak memunculkan band-band inovatif, mungkin itu yang menarik. Dari segi materi, saya yakin yang kami sajikan cukup fresh. Bukan sesuatu baru, namun segar."

Ia juga berharap bersama debut album yang akan dirilis nanti ini akan mampuh menjangkau pendengar dimanapun, baik Indonesia maupun jika berkesempatan hingga mancanegara. Namun, disamping itu ada satu harapan besar lainnya yakni ingin terus mempertahankan band yang sudah ia rintis sejak awal dengan begitu lika-liku perjalanannya ini. "saya pribadi ingin band ini ada sampai kapanpun, terlepas dari siapa yang di dalamnya saya tidak perduli. tapi kan "Tomorrow Never Knows", jadi kami lebih kepada mengikuti alur saja dan menjalankan yang terbaik," ungkapnya. (AL)



Jumat, 01 Maret 2013

Video of Today: The Casualties - My Blood, My Life, Always Forward


Dan ini video musik terbaru dari The Casualties. Dimana ini akan menjadi bagian dari album terbaru mereka, Resistance.

Free Streaming: Kylesa - Unspoken


Ini akan menjadi bagian dari album terbaru Kylesa "Ultraviolet" yang akan dirilis pada 24 Mei.

Lama Menghilang, Balcony Bangkit Dengan Amunisi Baru Dan Tetap Dinanti

Balcony 2013 (Photo by Official)
Sempat menyatakan membubarkan diri pada 2003 kini veteran hardcore asal Bandung, Balcony kembali berkumpul dan menelurkan sebuah mini album yang bertajuk "Balcony: The 6 Songs Reunion" pada akhir Januari kemarin melalui label Die Trying Records yang notabene adalah milik vokalis mereka, Baruz.

Balcony sendiri sebenarnya telah berniat reunian pada tahun 2009. Waktu itu Baruz, Jojon(gitar), dan Febby(drum) yang kebetulan mempunyai cukup waktu senggang kemudian memutuskan untuk berkumpul, bernostalgia semasih ngband bersama dulu. Momentum kangen-kangenan tersebut tidak di sia-sia kan dan alhasil berbuntut manis, dua buah lagu: Kafir dan Aku Menolak, tercipta. Namun sayang takdir berkata lain, kesibukan masing-masing mengharuskan Balcony untuk rehat kembali.

Baruz sibuk dengan band barunya, Godless Symptoms. Ramdan konsen dengan Burgerkill-nya. Badick aktif di Justa Life. Febby sibuk disalah satu manajemen band pop. Sedangkan Jojon sibuk dengan pekerjaan barunya sebagai bagian dari tim manajemen label musik mainstream tanah air.

Pada Oktober 2011, seorang teman lama yang sedang mempersiapkan sebuah acara bertemakan reuni band-band era GOR. Saparua angkatan 90-an menghubungi Balcony untuk menjadi salah satu line-up acara tersebut. Setelah dirundingkan terlebih dahulu pada akhirnya Balcony pun memutuskan untuk ambil bagian. Mereka tampil dengan formasi di album "Metafora Komposisi Imajinar" yang sempat dirilis sebelum mereka bubar yakni Baruz(vokal), Jojon(gitar), Febby(drum), Ramdan(gitar), dan Badick(bass).

Ternyata penampilan perdana Balcony pada acara tersebut, mampuh menjadi moodbooster untuk kembali melangkah. Dan pasca acara tersebut, seorang teman menawarkan Balcony untuk merekam materi-materi baru di studio recording yang baru saja dibuka oleh nya. Maret 2012, Balcony mulai proses rekaman dan baru rampung pada November di tahun yang sama. Hingga akhirnya semua itu selesai dan menghasilkan apa yang saat ini diketahui sebagai "Balcony: The 6 Songs Reunion".

Meski telah lama menghilang, kharisma Balcony di scene underground lokal tak meredup. Album baru tersebut mendapat respon yang cukup baik dari para pendengar mereka, seperti apa yang di ungkapkan Baguz, "Sejauh ini respon nya ya lumayan lah, lagian kita nya juga udah menghilang sejak 2003, hehe. Respon positif dan negative selalu kami terima dan bagi kami itu biasa aja, karna selalu ada pro dan kontra."

Bahkan dalam sebuah artikel ulasan, Revan Bramadika(drumer Rajasinga) mengutarakan kekagumannya pada mini album milik band yang sudah ia gemari sejak masih berseragam putih-abu abu tersebut. "Kesimpulan. Balcony tidak pernah membuat album yang sama. Belum pernah mengecewakan. Tiap album selalu punya berita, cerita, dan cara yang berbeda. Tidak semua band melakukan hal ini. Sama seperti album pertama, album terakhir ini akan selalu berotasi di ruang musik saya. FLOWER CITY HARDCORE RULES!!!," tulisnya disebuah situs milik salah satu distro terkemuka kota Bandung.

Untuk sementara ini Balcony masih di sibukan dengan promosi mini album tersebut dengan mengandalkan akses dunia maya. Dan belum berrencana untuk naik pangggung kembali. Tak apalah. Asalkan tak menghilang kembali. (AL)

Jumat, 22 Februari 2013

Comeback Attack Siap Akhiri Puasa Karya

Comeback Attack
(Photo by Muh.Reza Pahlawan)
Comeback Attack akan segera merilis mini album terbarunya bertajuk Leave The Cage setelah puasa karya. Terakhir mereka merilis album 4way split bersama Our Spirit, Holy Shit, dan Nobody's Straight(Prancis) yang dirilis oleh Don't Talk Records pada 2009 lalu.

Terlalu santai dan bongkar pasang personil-pun menjadi alasan utama absennya mereka dalam merilis karya baru. Dan pada tahun ini mereka akan membayar semuanya itu dengan mini album berisi tujuh buah lagu dengan nuansa yang benar-benar berbeda dari materi sebelumnya. Masuknya Alvin(bass) dan Oka(drum) yang menggantikan Alive dan Endhe, turut memberi warna baru pada musikalitas mereka.

Namun masih belum jelas mini album ini akan dirilis oleh label mana atau akan dirilis sendiri. Meski begitu mereka berrencana akan merilisnya dalam dua versi yakni kaset pita dan cd dalam jumlah yang terbatas. Seperti apa yang berhasil dikutip dari halaman Facebook, "Akhirnya, prosesi rekaman merekam materi baru selesai sudah. Dan ini dia tiga lagu yang bakal ada dalam ep terbaru kami yang bertajuk Leave The Cage. Rencananya ep tersebut akan dirilis dalam bentuk tape kaset dan cd akhir Februari atau awal Maret nanti."

Sebagai permulaan, mereka terlebih dahulu melepas tiga buah lagu: "Korban Kita", "Membakar Diri", dan "Just For Fun". Tiga buah lagu yang bercerita tentang hilangnya keindahan alam nusantara, ketakutan akan masa depan, dan himbauan untuk melakukan sex dengan aman. Semuanya bisa didengarkan secara gratis melalui akun Soundcloud. (AL)

Kamis, 21 Februari 2013

Paint It Black Akan Rilis Album Baru

Kabar baik untuk para fans Paint It Black, karena mereka akan segera merilis album baru bertajuk Invisible pada April mendatang dibawah label No Idea Records. Ini akan menjadi mini album pertama mereka pasca dirilisnya Amnesia oleh Bridge Nine dan Surrender oleh Fat Wreck di tahun 2009 lalu.

Rencananya Invisible akan diisi oleh enam buah lagu: "Greetings, Fellow Insomniacs", "Headfirst", "Props For Ventriloquism", "Little Fists", "D.F.W.", dan "Invisible".

Mereka mengatakan, "This new record has been in the works for what feels like a long time. This music, and the culture and community that surround it, don't really have an expiration date, even though the larger world around us would have us believe that these are childish things.

But this isn't about avoiding adulthood; it's about redesigning it so that it doesn't clash so violently with our most deeply held beliefs. It's about the compromises we refuse to make, but also about the subtle negotiations between ideals/aspirations & day-to-day pragmatics. It's about figuring out how to keep making noise even when life quiets down. Yes, it's about parenthood, but it's also about deliberately resisting corrupt mainstream value systems, even (especially) when they're bombarding you from all sides. It's about brutal, devastating loss. More than ever, it's about alienation and outrage," ungkap mereka mengenai mini album tersebut.(AL)

Rabu, 20 Februari 2013

Video of Today: A Documenter of Kontrasosial

Video of Today: Terror - Live By The Code


Ini adalah video terbaru dari Terror. Dimana "Live By The Code" adalah bagian dari album terbaru mereka dengan judul yang sama yang akan dirilis oleh Victory Records, April mendatang.

Hesitation Wounds (Touche Amore, ex-Against Me!) Rilis Lagu Pertama

Hesitation Wounds adalah band modern hardcore asal Amerika Serikat, berisi orang-orang lama seperti Jeremy Bolm(Touche Amore), Jay Weinberg(ex-Against Me!), Stephen LaCour(ex-Trap Them) and Neeraj Kane(The Hope Conspiracy) yang dibentuk sejak 2012 lalu.

Ditahun ini, mereka akan merilis self titled EP berisikan empat buah lagu yang aka dirilis oleh yang juga menaungi label Touche Amore dan The Hope Conspiracy, Deathwish Inc.

Namun sebelum semua itu rampung, mereka terlebih dahulu merilis satu buah lagu berjudul "A. Smith (Death of A Teenager)" yang dapat di streaming secara gratis melalui akun Soundcloud mereka.(AL)

Boy Set Fire Mengaku Senang Bekerja Sama Dengan Bridge Nine Records

Boy Set Fire
(Photo by David Norbut)
Setelah memutuskan reuni pada 2010 lalu, kini Boy Set Fire siap meluncurkan album baru. Ini akan menjadi oase ditengah keringnya produktifitas mereka pasca rilisnya The Misery Index: Notes from the Plague Years 2006 silam.

Adalah Bridge Nine Records, label asal Amerika Serikat yang berkesempatan merilis album baru dari unit post-hardcore/melodic-hardcore ini. Dan ini akan menjadi kerja sama mereka untuk pertama kali nya. Sekaligus suatu kehormatan bagi label yang sudah aktif merilis sejak 1996 ini.

"It's a real honor to be working with BoySetsFire; they've influenced a lot of great bands today. Having been a fan of the band since The Day The Sun Went Out, i'm very excited for this release both personally and professionally. It's awesome to be working with a band that has such a great history and a clear artistic vision. All of us here at B9 are glad to be a part of their first new music since 2006. Look for more information on this new BoySetsFire full-length album coming soon from Bridge Nine Records," ungkap Seth Decoteau, Label Manager/Accounting Bridge Nine.

Selaras dengan Bridge Nine Records. Boy Set Fire pun mengungkapkan hal yang serupa atas kerja sama ini. Mereka mengatakan, tidak ada hal yang lebih membahagiakan selain bekerja sama dengan label yang telah banyak merilis album favorit mereka dan yang saat ini banyak direkomendasikan oleh band-band.

"It was their reputation as honest and passionate that was the single most important factor to us in deciding to work with them," lanjut band asal Delaware, Amerika Serikat ini.

Boy Set Fire mengatakan, album baru mereka mungkin lebih punk. Namun, masih terdengar seperti Boy Set Fire dialbum-album sebelumnya; emotional post-hardcore dengan elemen metal, punk dan melodi. Kini mereka telah memulai proses rekaman di Signal 2 Noise Studio, Newark, Amerika Serikat.(AL)

Video of Today: Quick "N" Easy - Tak Kan Menyerah

Video of Today: Modern Guns - I Hate Dream (Live)

Senin, 18 Februari 2013

The Young Liars: Gelora Musik Garasi Yang Membahana

The Young Liars
(Photo by Official)
Siapa diantara kalian yang masih menyimpan euforia sewaktu Karen O cs konser di Indonesia awal Februari lalu ? Oke, pertahankan perasaan gembira kalian tersebut. Karna kini kuartet garage rock asal Jakarta, The Young Liars, siap menambah letupan perasaan tersebut.

Band yang dibentuk pada 2008 serta digawangi oleh Rizki A. Wicaksono(gitar/lead vokal), Arya Wibowo(gitar), Uton Nawawi(drum), dan Tantra Hardiantra(bass) ini telah menghasilkan satu buah mini album pada tahun 2009 lalu, berisikan tiga buah lagu: "Here Alone", "Are You Take All of Parts", dan "It’s The Beginning Of The End". Yang begitu enerjik, kasar, cepat, dan marah, seperti merupakan hasil dari mengadopsi style milik The Stooges, MC5, bahkan hingga Yeah Yeah Yeahs.

Mini album tersebut ternyata membawa berkah keberuntungan bagi mereka. Alhasil, lagu "It’s The Beginning Of The End" bercokol dalam Top 100 LA Indiefest 2009. Serta membawa mereka ke beberapa gigs termasuk Java Rockin Land 2011.

Berkah tersebut tidak berhenti sampai disitu, secara mengejutkan pada 2012 lalu, mereka berhasil di bawanya hingga membahana sampai ke Cannes, Prancis guna memeriahkan Midem Festival. Mereka mewakili Indonesia sekaligus Asia Tenggara bersamaWhite Shoes and The Couples Company dalam festival tahunan tersebut.

"On 2012 we're surprisingly become a headliners on MIDEM Festival Cannes 2012, France on the last minute," seru mereka.

Dan ditahun 2013 ini, mereka sedang mempersiapkan diri melewati fase-fase voting untuk bisa sampai ke London, Inggris guna tampil dalam Hard Rock Rising 2013. Sebuah musik rock garasi yang benar-benar membahana, tidak hanya diseputaran Jakarta atau Indonesia bahkan hingga Eropa.(AL)

Sabtu, 16 Februari 2013

Over Strong: Bentuk Penghormatan Bagi Lemmy Cs

Over Strong adalah band heavy metal/rock/punk asal Citayem, Depok. Digawangi oleh tiga orang pemuda: Virgie(gitar), Raflie Albera(bass/lead vokal), dan Albara Saputra(drum) yang sepertinya benar-benar telah bersujud dihadapan Lemmy cs sejak 2012 lalu.

Mereka telah menghasilkan lima buah lagu yang direkam secara live. Dimana kelima lagu tersebut di pengaruhi oleh Motorhead dan mungkin sedikit Seringai. Mengingatkan pada album-album awal Motorhead bila mendengarkan mereka; kasar, cepat, arogan, dan rock n' roll. Sebagai bentuk hormatnya pada Lemmy cs mereka mengcover "Ace of Spades" sebuah lagu milik Motorhead dari album dengan judul yang sama.

"Motorhead satu-satunye band yang ngebuka mata gue kalo segala macam musik bisa di jadiin satu, dari blues, rock n' roll , sama heavy metal dan semua itu ada di motorhead itu juga yang meng-inspiring Over Strong untuk bermusik lebih kreatif biar gak jad anak-anak yang kemakan jaman ahahaha," ungkap Virgie, menjelaskan betapa pentingnya sosok Motorhead bagi dirinya dan juga bandnya tersebut.

Saat ini Over Strong tengah disibukan menulis materi-materi baru dan mencari gigs-gigs guna mempertajam eksistensi mereka .(AL)

Download

The Vandals Akan Segera Merilis Album Baru

Josh Freese in Action
(Photo by Kung Fu Records)
Grup band punk rock asal California, Amerika Serikat, The Vandals mulai menggarap sebuah extended play. Direncanakan hal tersebut akan siap rilis pada Maret besok melalui Kung Fu Records. "As you might have heard, we can confirm that THE VANDALS are in the studio working on new material to be released next month! It's kind of exciting," ungkap Kung Fu Records melalui Fanpage resminya kemarin(15/2).

Sejauh ini prosesi rekaman sudah mencapai pada merekam instrumen drum. Seperti yang dilansir dari akun Facebook mereka, "The drums are done," singkat mereka.

Ini akan menjadi rilisan penuntas dahaga bagi penggemar The Vandals, setelah album Hollywood Potato Chip terakhir dirilis pada 2004 silam.(AL)

Video of Today: Not Come Back Live In Edisan Cafe


Not Come Back adalah band newschool/beatdown hardcore asal Depok. Dengan rata-rata personilnya adalah para siswa putih abu-abu. Dibentuk oleh enam pemuda yakni Raffi(vokal), Mahmudi(vokal), Reqi(gitar), Ardi(gitar), Bogi(bass), dan Karel(drum) pada tahun 2010. Mereka mengaku terinspirasi oleh sejumlah nama sebut saja Madball, Hatebreed, Earth Crisis, Terror, dan Sick of it All.(AL)

Jumat, 15 Februari 2013

Naked87: Semangat Punk Dari Timur Jawa

Naked87 adalah band street punk/hardcore asal Gresik, Jawa Timur yang digawangi oleh Aan(vokal), Mamat(gitar), Poned(bass), dan Eddy(drum). Mereka telah merekam lima buah lagu: "Sampai Kapan", "Trendy Bangsat", "Hukum", "Strike Back", dan "Gresik Belong to Us", yang bisa dinikmati gratis. Lima buah lagu yang di cocok didengarkan buat kalian yang suka A Global Threat, Krass Kepalas, GamelanOink, dan sejenisnya. Rasanya pas apabila dinikmati dalam keadaan hangover ciu atau arak. (AL)

Download

Streaming: Throughout - Step Ahead Into The Real World

Setelah dirilis dalam bentuk fisik pada pertengahan tahun lalu melalui label hardcore/punk asal Jogyakarta, Samstrong Records. Kini, Throughout menggratiskan debut mini album mereka pada Jumat(15/2) untuk diperdengarkan via akun Samstrong di Bandcamp.

Throughout adalah band hardcore yang terpengaruhi oleh Miles Away, Champion, FC.Five, dan Ensign. Serta digawangi oleh Astrid(vokal), Tata(gitar), Pama(drum), Adex(bass), dan Ferry(gitar). (AL)




Streaming: Cyco Vision - Happy Hour


"Happy Hour" adalah satu dari dua lagu(selain "Destruction") dalam Demo Amplop 2012 kepunyaan kuartet hardcore/punk asal Bandung, Cyco Vision. Bermain dengan tempo cepat ala band-band fastcore dengan dihiasi line gitar yang kadang menyerupai band-band Crossover/thrash metal membuat Cyco Vision layak di dengarkan sambil ber-circle pit- ria ataupun sesekali wall of death. (AL)

Nikmati Grindcore Singkat Ala War Raw

Sejujurnya kami belum tahu banyak mengenai proyek asal Bandung yang satu ini, War Raw. Apakah ini adalah sebuah proyek band atau one man project ? Tapi jika boleh menebak, dari Credit yang terlampir bersama lima buah lagu berdurasi singkat. War Raw (mungkin) adalah one man project dan Fahmi Mursyid adalah orang dibalik ini semua.

War Raw menyuguhkan grindcore/powerviolence yang cepat dan teramat singkat (dengan durasi lagu rata-rata dibawah sepuluh detik). Bagi yang terbiasa menikmati setiap rilisan-rilisan dari Grindcore Karaoke. War Raw bisa menjadi pilihan yang pas di playlist kalian. (AL)

Download: War Raw - Mikropushkara (EP)

Sharkbite Hampir Pingsan Ditawari Membuka Konser Madball

Sharkbite (Photo by Official)
Sharkbite, band newskool/beatdown/hardcore asal Malang, masih tak percaya sewaktu di hubungi Holding True untuk menjadi band pembuka konser Madball di Bandung pada 23 Februari nanti. Bahkan mereka mengatakan hampir pingsan sewaktu mendapat kabar tersebut. "waktu itu kita langsung dihubungi sama orang Holding True nih. Mereka bilang langsung, "sharkbite jadi opening madball ya." nah dari situ kita shock berat, ga nyangka dan ga terduga, sampai kepikiran sampai sulit tidur hehe," ungkap mereka.

Didaulat menjadi pembuka untuk band yang telah memberi pengaruh sejak awal terbentuknya Sharkbite, tentu mereka tidak akan mensia-siakan kesempatan emas ini. Mereka berjanji akan bermain maksimal dan setotal mungkin agar tidak mengecewakan siapapun yang datang ke Wonderhall nanti. Terlebih acara tersebut adalah konser pertama dan satu-satunya Madball di Asia Tenggara.

Saat ditanya mengenai hal apa yang ingin mereka lakukan bersama Madball selain berbagi panggung tentunya. Band yang terbentuk sejak 2009 ini menjawab, "ngajakin om Freddy(vokalis Madball.Ed) dan kawan-kawan makan sate kali ya huehehe atau diajakin main PES/FiFA huehehe," pungkasnya.

Sharkbite sendiri dikabarkan akan segera meluncurkan album bertajuk This Reality pada 17 Februari besok di Gerbang 9, Malang. Band ini digawangi oleh Yayak Furious(vocal), Wildan Salis(gitar), Yogi Bagas(bass), dan Bogi Crawford(drum). (AL)

Video of Today: Sharkbite - This Reality

AC4 Rilis Satu Lagu Sebagai Pemanasan Album Baru

AC4, merilis satu buah lagu berjudul "Extraordinary Rendition" via bandcamp pada Jumat kemarin(14/2). Satu buah lagu tersebut adalah pemanasan sebelum mereka merilis album penuh bertajuk Burn Wolrd pada Maret mendatang. Rencananya album penuh tersebut akan dirilis di Skandinavia oleh label milik sang vokalis, Ny Våg Records. Dan dibantu oleh Deathwish Inc. yang akan merilis album tersebut di Amerika Serikat.

AC4 adalah kuartet hardcore/punk asal Umea, Swedia yang di gawangi oleh Dennis Lyxzén(vokal), Karl Backman(gitar), Christoffer Röstlund Jonsso(bass), dan Jens Nordén(drum).(AL)


Rabu, 13 Februari 2013

Bestiality: Antara Senang Dan Kurang Percaya Diri Menjadi Pembuka Madball

Bestiality (Photo by Official)
Tentu menjadi suatu kebanggaan bisa menjadi band pembuka untuk band sekelas Madball. Bagaimana tidak, Madball adalah legenda hidup dari pergerakan scene hardcore Amerika sejak akhir 80-an. Dan itulah yang kini dirasakan oleh Bestiality, salah satu band pembuka pada konser Madball di Bandung 23 Februari nanti. "perasaan kami seperti mimpi bermain bersama band yang kami gemari dan kami sangat-sangat merasa tersanjung di jadikan bagian penting di first show-nya Madball di tanah air ini," ujar band yang sudah eksis sejak 1997 ini.

Meski senang karena ditunjuk oleh Holding True selaku penyelenggara untuk menjadi pembuka Madball nanti, mereka mengatakan seperti ada beban tersendiri yang mereka rasakan. Pasalnya mereka akan tampil dihadapan pengunjung yang bukan hanya dari dalam negeri. Terang saja, konser Madball di Bandung nanti adalah konser pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara. Maka tidak menutup kemungkinan akan dihadiri oleh pengunjung dari berbagai negara di Asia Tenggara atau bahkan belahan Asia lainnya.

Mereka juga mengatakan, "Kami takut di nilai tidak pantas untuk berada di stage bersama Madball oleh teman-teman semua. Di lain hal kita kilas balik lagi siapa itu Madball ??? mungkin sebagian besar hxc kids tau bahwa Madball itu band hxc legendaris di New York sana. Ga perlu malu dan harus di tutup tutupi bahwa kita semua memuja band legendaris dari New York ini."

Disamping itu semua, ada sebuah harapan yang ingin sekali mereka wujudkan yakni mengajak Freddy Cricien(vokalis Madball) untuk sama-sama berkontribusi dalam karya terbaru Bestiality, "kami ingin sekali megajak vokalis handalnya Madball bisa featurinng satu lagu di albumnya Bestiality nanti," ungkap band hardcore asal Priok ini. Namun mereka mengibaratkan hal ini seperti puguk merindukan bulan.

Saat ini Bestiality sedang dalam tahap prosesi rekaman untuk album barunya pasca dirilisnya "Try to Feel Be a Part of Opression" pada 2003 silam.(AL)

Piston: Letupan Lava Dari Selatan Jakarta

Piston (Photo by Official)
Piston adalah band punk rock dengan balutan heavy metal yang datang dari Selatan Jakarta dan dikemudikan oleh Argi(Gitar & Vokal), Aditya Samdhoko(Gitar), Yulio Syafik(Bass) dan Nozanda Rangkuti(Drum) yang eksis sejak 2010 lalu. Mereka telah merilis sebuah mini album bertajuk "Deru" pada 2012 kemarin yang dirilis gratis secara online melalui website resmi-nya. Deru adalah tapak awal eksistensi mereka di jagat musik bawah tanah setelah dua tahun terjebak pada zona kontra-produktif.

Berusaha untuk tidak terjebak lagi pada zona tersebut. Tahun ini, mereka kembali mencoba aktif dengan merilis sebuah Singles bertajuk "Kidung Gelanggang Tubruk" yang berisi tiga buah lagu: Kidung Gelanggang Tubruk, The Unsung Heroes, dan sebuah coversong milik Bad Religion yakni Do What You Want. Yang dapat di unduh secara gratis melalui halaman website mereka.

Dengan Motorhead dan Bad Religion sebagai kiblat, rasanya mereka tahu bagaimana cara mengabdi dengan baik. Seperti letupan lava yang keluar dari dalam pegunungan berapi; cepat dan penuh amarah, tiga buah lagu ini di sinyalir mampu memacu adrenalin tinggi yang tak terlupakan sewaktu menikmatinya di lantai moshpit bersama sebotol bir dingin dalam genggaman. Dan tak berlebihan rasanya apabila kesemua tembang berenergi ini dijadikan backsound saat detik-detik menjelang hangover. Benar saja, seperti dikutip dari press release yang kami terima, "tembang ini ditujukan kepada para manusia kepala baja berenergi penuh untuk bersenang-senang bersama di habitat yang seharusnya, moshpit," tulis mereka.

Singles ini pun didaulat sebagai prelude sebelum debut album penuh mereka benar-benar rampung.(AL)

Download "Kidung Gelanggang Tubruk"(singles) disini

Selasa, 12 Februari 2013

Video Of Today: Stay On Live In Delusive (Showcase Commitment Asia)

[LK-012] Reckless Kickers - Conquer


Ternyata roh Dude Ranch ataupun Enema Of The State yang bersemayam dalam jasad Blink182 masih menghantui jiwa-jiwa penikmat pop-punk ditengah maraknya jiwa-jiwa yang kesurupan roh-roh A Day to Remember, All Time Low, Set Your Goals, hingga Paramore. Nyatanya, roh Hoppus, Delonge, & Barker telah benar-benar merasuki empat pemuda asal Tanggerang Selatan ini sehingga mereka membentuk Reckless Kickers di tahun 2011 dan merilis sebuah debut EP di tahun ini. Terdapat lima buah trek yang telah terrasuki roh-roh Blink182, Greenday(era awal), Screeching Weasel, dan NoFX.(AL)

Tanggal rilis: 12 Februari 2013

Dengarkan lagu:



Download: Reckless Kickers - Conquer(15MB)

Senin, 11 Februari 2013

No Request Gratiskan Album "Tak Terbatas"

No Request
(Photo by official)
Band hardcore asal Bekasi, No Request menggratiskan album mereka "Tak Terbatas" secara online via akun resmi nya di Reverbnation hari ini(11/2). "Dengar dan Download album kita disini(Reverbnation.Ed). Semua Track sudah di upload. Enjoyy!!!," ungkap mereka melalui Twitter.

Tak Terbatas adalah album kedua dari band yang terbentuk sejak 1999 silam dan di gawangi oleh Bambang(vokal), Asep(gitar), Deff El Defry(bass), dan Emiliano Adhuy(drum). Album tersebut dirilis sendiri oleh mereka pada 3 November tahun lalu. (AL)

Download "Tak Terbatas" album dari No Request disini

Kagumi Mac Curtis Dan Fat Mike, Tim Armstrong Rilis Single

Tim Armstrong
(Photo by PunkNews)
Setelah sebelumnya merilis lagu cover milik legenda punk/oi Inggris, Sham69, "If The Kids Are United" beberapa hari yang lalu sebagai bentuk apresiasi nya. Kini, Tim Armstrong bersama proyek terbarunya Tim Timebomb and Friends, kembali mengcover sebuah tembang milik musisi rockabilly asal Amerika era 50-an, Mac Curtis berjudul “If I Had Me A Woman”.

Tidak hanya itu. Tim juga mengcover hits lawas milik grup band punk rock asal California, NOFX yakni "Bob". Sebagai bentuk apresiasinya kepada band yang sudah ia kenal sejak awal tahun 80-an itu. Dulu sebelum Tim membentuk Rancid, ia bersama band terdahulunya Operation Ivy sering berbagi panggung bersama NOFX. Pria berusia 47tahun ini juga menuturkan bahwa Fat Mike adalah orang yang ia gemari sepanjang masa. "I’ve been friends with NOFX since the 1980s. Operation Ivy used to gig with them. Fat Mike’s one of my favorite people of all time. This one’s right in the Bivona Brothers wheel house. We had a great time," ujarnya.

Kedua single ini adalah bagian dari serangkaian panjang single yang Tim Timebomb and Friends rilis setiap minggunya di iTunes sejak awal Desember tahun lalu melalui Hellcat Records.(AL)



Sabtu, 09 Februari 2013

Video of Today: Anti Flag - Toast to Freedom


Good For You Rilis Single Kedua "Blaze of Glory"

(Photo by Rob Wallace)
Greg Ginn dan Mike Vallely yang membentuk band baru dengan nama Good For You, kembali merilis single kedua berjudul "Blaze of Story" setelah sebelumnya merilis Hanging Around pada bulan kemarin. Kedua materi tersebut adalah awalan untuk debut album mereka yang bertajuk "Life is Too Short to Not Hold a Grudge" yang rencananya akan dirilis oleh SST Records pada akhir bulan ini.(AL)

Jumat, 08 Februari 2013

Video of Today: Tim Timebomb and Friends - If The Kids Are United


Tim Amstrong and Friends mengcover salah satu hits milik Sham69, berjudul If The Kids Are United karena ia begitu menggemari grup band punk/oi asal Inggris tersebut.

Kesehatan Spike Cassidy DRI Mulai Membaik Pasca Mengidap Kanker

Spike Cassidy
Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa gitaris sekaligus pendiri grup band Dirty Rotten Imbeciles (DRI), Spike Cassidy, mengidap penyakit kanker yang sudah dierita nya sejak tahun 2006. Hal tersebut-lah yang memaksa ia harus absen dari line-up DRI sewaktu membakar panggung Hammersonic di Jakarta pada tahun lalu karena terbentur oleh jadwal operasi.

Namun kini kabar baik datang dari Jana Perry, wanita cantik yang ditaksir adalah kekasih Spike. Ia mengatakan perlahan demi perlahan kesehatan Spike mulai berangsur-angsur membaik. Ia juga merasa beruntung memiliki tim ahli bedah yang berhasil menyelamatkan hidup kekasihnya tersebut. "He is doing better, thank you. We are very lucky, he had a great surgeon who saved his life. Cancer is gone. Thank you for concern!!"

Spike Cassidy adalah orang penting bagi DRI. Ia bersama Kurt Brecht(vokalis) adalah orang terlama yang berada dalam line-up DRI hingga saat ini sejak berdiri pada 1982 silam. (AL)

Iron Reagan Rilis “Eyes Piss Tears” Sebelum Debut Album

Iron Reagan
(Photo by Luz De Luna Duran)
Proyek terbaru Tony Foresta dan Landphil dari Municipal Waste yakni Iron Reagan, akan segera merilis debut album-nya "Worse Than Dead" pada 20 Maret mendatang dibawah label A389 Records/Magic Bullet Records.

Namun sebelum debut album tersebut benar dirilis. Terlebih dahulu mereka sedikit memberikan bocoran bagi para penggemarnya dengan merilis satu buah lagu berjudul "Eyes Piss Tears". Nuansa klasik thrash-metal kental bercampur dengan
nada-nada agresif dari hardcore-punk disajikan oleh band yang juga digawangi oleh salah satu personil dari Darkest Hour ini. (AL)

Kamis, 07 Februari 2013

Video of Today: Milisi Kecoa - Usir Para Jagoan


Diatas adalah video live Milisi Kecoa sewaktu membakar moshpit di gig Asian Punx Fest 2013 pada 2 Februari kemarin di Tanah Kusir, Jakarta.

Rabu, 06 Februari 2013

Texas is the Reason Rilis Ulang Do You Know Who You Are?

Texas is the Reason
(Photo by Total Stranger)
Kuartet emo asal New York, Texas is the Reason akan merilis ulang album Do You Know Who You Are?. Album yang sempat dirilis oleh Revelation Records pada tahun 1996 tersebut, rencananya akan kembali dirilis oleh label yang sama pada 12 Februari tahun ini. (AL)

Streaming gratis Do You Know Who You Are? disini




Jello Biafra and the Guantanamo School Of Medicine Kenalkan Single Baru




Ini adalah preview lagu terbaru dari Jello Biafra and the Guantanamo School Of Medicine untuk album baru mereka, White People And The Damage Done.

Senin, 04 Februari 2013

Video of Today: Alkaline Trio - I Wanna Be A Warhol (Lyric Video)


Alkaline Trio telah melepas video lirik berjudul I Wanna Be A Warhol yang nantinya akan di rilis bersamaan dengan materi baru lainnya guna keperluan album baru mereka, My Shame Is True, yang rencanannya bakal rilis pada April mendatang melalui label Epitaph Records.

Minggu, 03 Februari 2013

Video of Today: Saturday Night Karaoke - JKT48 Medley


Diatas adalah video live Saturday Night Karaoke sewaktu bermain dalam acara Bingo! Tribut untuk keluarga 48 di Demajors, Jakarta Selatan pada Sabtu kemarin(2/2). Dimana setiap band yang tampil dalam acara tersebut diharuskan membawakan tembang-tembang milik JKT48 dan keluarganya. Ini adalah penampilan kesekian Saturday Night Karaoke, setelah menyatakan bubar pada tahun lalu.

Video of Today: Dropkick Murphys - The Boys Are Back


The Boys Are Back adalah bagian dari album kedelapan unit celtic punk asal Amerika Serikat, Dropkick Murphys, yang bertajuk Signed and Sealed in Blood. Dimana album tersebut telah dirilis pada Januari kemarin melalui label Born & Bred Records, label yang sama merilis album Going Out in Style pada 2011 silam.

Jumat, 01 Februari 2013

Promo Album Baru Expire Kunjungi Indonesia


Expire adalah band hardcore asal Midwest, Amerika Serikat yang digawangi oleh Josh Kelting, Zach Dear, Marcus Boldt, dan Caleb Murphy sejak tahun 2009. Pada tahun 2012 kemarin mereka sempat merilis debut album penuh "Pendulum Swings" melalui label Amerika Serikat, Bridge9 Records. Dan untuk mempromosikan album tersebut, mereka melakukan tur ke beberapa negara meliputi Australia, diikuti oleh acara di Selandia Baru, Indonesia, Malaysia, Thailand, Eropa dan Inggris yang sudah di mulai sejak 23 Januari kemarin dan akan berakhir pada 27 Maret.

Untuk Indonesia sendiri mereka akan main di dua kota yakni Jakarta dan Bandung. Namun karna sulit mendapatkan venue, pada akhirnya acara harus di pindahkan ke Depok yakni di Edisan Cafe. "Di Rossi penuh. Pengen ganti suasana sekalian," ungkap Bagoes(Trueside Records) selaku pihak yang bertanggung jawab menggelar pertunjukan Expire di Indonesia.(AL)

Abyss adalah bagian dari debut album "Pendulum Swings" yang dirilis oleh Bridge9.

Jadwal Expire SE Asia Tour 2013:
13 Depok, Indonesia @ Edisan Cafe
14 Bandung, Indonesia @ The Loft Cafe
15 Singapore @ Ceylon Sports Club
16 Kuala Lumpur, Malaysia @ Beatnik
17 Bangkok, Thailand @ Immortal Bar

Video of Today: Bad Religion - Past It Dead


Past It Dead adalah lagu baru milik Bad Religion yang akan hadir di dalam album keenam belas mereka "True North" yang rencananya akan rilis pada bulan ini.

Night Birds Rilis Album Baru Bersama Fat Wreck

Kuartet surf punk/rock asal New Jersey, Night Birds akan merilis 7"inch yang berisi empat buah track yang bertajuk "Maimed for the Masses" melalui sebuah label punk rock kawakan asal San Francisco, yakni Fat Wreck Chords. Ini adalah kerja sama pertama mereka bersama label rekaman milik Fat Mike(NOFX) setelah pada album-album terakhir bekerja sama dengan Grave Mistake Records. "MAIMED FOR THE MASSES 7" EP out May 7th, 2013 on FAT WRECK CHORDS!," ucap Night Birds pada halaman Facebook resminya rabu kemarin(31/1).

Di samping proyek 7" ini, Night Birds ternyata sedang mempersiapkan sebuah full album baru bertajuk "Born to Die in Suburbia". Adalah Grave Mistake Records yang kali ini akan mengeksekusi proyek tersebut dan rencanannya akan di lepas pada musim panas tahun ini. (AL)

Pure Love Bocorkan Semua Materi Album Baru

Frank Carter(ex-Gallows) dan Jimmy Carroll(The Hope Conspiracy/Suicide File) yang tergabung dalam sebuah proyek band baru bernama Pure Love, akan meluncurkan debut album barunya bertajuk "Anthems". Yang rencanannya album ini akan keluar pada 4 Februari 2013 di Inggris dan 12 Februari 2013 di Amerika Serikat. Sesi pre-order untuk album ini sudah di buka dan dapat di akses melalui iTunes and Amazon.

Namun melalui Noisey, kesemua materi pada album tersebut bisa di dengarkan secara gratis.(AL)

Dengarkan disini

Konflik Pertajam Eksistensi Dengan Experimental Diorama

Konflik (2011-sekarang)
Veteran punk rock asal Depok yang sudah eksis sejak tahun 1994, Konflik, baru saja merilis album ke empatnya bertajuk Experimental Diorama melalui label records Simpleton Melodies. Album terbaru ini menjadi penuntas dahaga bagi para pendengar setia Konflik setelah album split dengan Stupidity "Our Great Split Album" dirilis pada tahun 2006 silam. Serta menjadi pembuktian bahwa Konflik masih tetap eksis meski didera perombakan formasi. Kini Konflik diisi oleh Jovie(Gitar-Vokal), Arie(Bass-Vokal), Deden(Gitar-Vokal), dan Acha(Drum). Dan, berikut ini adalah sebuah Interview yang dilakukan oleh salah seorang kontributor Lemari Kota, Ryan Ache, bersama Arie Konflik. (AL)

Bagaimana sih perasaannya setelah album keempat Konflik rilis?
Perasaannya seperti multiple orgasme haha.. Walaupun sempat pending setahun dari jadwal yang ditetapkan tapi semua itu terbayarkan akhirnya dengan rilisnya "Experimental Diorama"

Mantap. Kira-kira apa sih yang bikin pending selama itu?
Biasa masalah klise.. Pendanaan, sempat ada Record label yang mau ngerilisin, tapi ternyata kita di PHP(Pemberi Harapan Palsu.Red)-in hahaha

Waduh PHP macem anak jaman sekarang saja hahaha. Kalau didengarkan lebih dalam, lagu-lagu di Experimental Diorama ini agak berbeda dengan 3 album sebelumnya, terinspirasi darimana sih kakak-kakak Konflik ? Terus dari segi lirik juga, kenapa sih bahasa Indonesia semua? Ada misi khusus/sudah lebih nasionalis?
Berbeda ya..hmmhh..gak tau terinspirasi dari mana, tapi yang jelas kita dengerin banyak musik kok.. mungkin nada-nada alam bawah sadar kita yang menuntun kreatifitas pembuatan lagu jadi seperti album yang sekarang. Sebenernya kita bikin lagu bahasa Indonesia supaya bisa jadi artis yg kayak di tipi pagi-pagi.. hahaha


Wahahaha tapi gak kepikiran buat maen di acara tivi pagi-pagi yang pada joget cuci-cuci jemur-jemur kan? Apa nih rencana Konflik untuk kedepannya?
Seru juga sih. Cuci-cuci jemur gitu haha..sehat kayaknya, ada koreograpernya lagi
Ga ada rencana apa-apa buat konflik setelah rilis album ini, mungkin video klip kayaknya. Setelah itu ya jalani saja waktu-waktu yang menyenangkan ini

Mantep. Patut ditunggu nih videonya. Terakhir, ada kata-kata yang mau disampaikan gak buat fans-fans Konflik khususnya dan scenester local scene umumnya?
Gak ada kata-kata yang spesial kok. Cuman inget kalo mau masuk rumah ucapkan salam & jangan keseringan broadcast di bb nebar-nebar pin orang. Udah itu aja. Sama satu lagi "Keep your passion burn" Tttssaaddaaaappp

Simple dan sangat berarti. Oke deh, tenkyu buat waktunya. Sukses terus Oia satu lagi mas, dimana nih bisa dapetin cd Experimental Diorama?
Untuk sementara di Jakarta bisa di dapat di Crooz, Here to stay, Quickening di Bogor dapat di beli di Double Head & Forces, di Bandung Linoleum, di Jogja Slackers. Proses distribusi masih terus berjalan.. Pantau saja akun twitter Konflik & Simpleton Melodies Records atau bisa kontak langsung ke no (telp/sms/whatsapp) 08881607158 dan pin bb 33217376

Selasa, 29 Januari 2013

Video of Today: Pennywise 25th Reunion Show (Full Set)


Ini adalah video reuni Pennywise bersama lead vocal asli mereka, Jim Lindberg, dua pekan lalu(18/1) di Hollywood. Lindberg yang hengkang setelah album ke sembilan "Reason to Believe"(2008)dan digantikan oleh Zoli Teglas(Ignite) hingga pada produksi album ke sepuluh "All or Nothing" yang rilis tahun 2012 kemarin.

Sabtu, 26 Januari 2013

Video of Today: OATH Live at Grieving the Earth #4




OATH adalah proyek sludge core dari Arif(Hellowar), Ari dan Herra (Kroia). Berikut ini adalah video live mereka yang pertama, sewaktu tampil dalam perayaannya Grieve Records (baca: Grieving the Earth #4) di Rossi Music, Jakarta, pada 23 Januari kemarin.

Jumat, 25 Januari 2013

Review Zine: Salah Cetax #12

Dengan terseok-seok, Tommy, selaku pembuat Salah Cetax Zine berhasil menerbitkan edisi terbaru dari zine hardcore/punk nya yang kini menginjak angka 12. Di sela-sela rutinitas perkuliahannya, ia masih menyisikan tenaga untuk mengumpulkan materi demi materi untuk keberlangsungan zine yang sudah ia geluti dari waktu masih berseragam putih biru.

Di nomor terbarunya kali ini, praktis belum ada yang berubah. Masih seperti Salah Cetax(selanjutnya dibaca Salcet) biasanya yang tampil dengan layout cut-paste ala zine punk pada umumnya lengkap dengan konten seputar musik serta aktifitas didalam-nya yang ditulis dengan bahasa yang ringan. Apakah membosankan ? sepertinya tidak. Tidak akan pernah menjadi membosankan, selama apa yang disajikan itu banyak memberi ilmu-ilmu baru untuk pembacanya. Dan itulah yang terjadi pada Salcet.

Salcet, pada nomor kali ini mencoba me-manifestasikan punk melalui kegiatan-kegiatan yang terdokumentasikan dalam kata serta gambar. Sebagaimana yang tertuang dalam "Air Gratis Untuk Semua" pada halaman kedua, "MUAK: Pameran Zine & Artwork" pada halaman empat, "Bandung Zine Fest" pada halaman enam, "Jogyakarta Zine Attack 2012" pada halaman 13, "Sekolah Rakyat Belajar Gak Harus Bayar" pada halaman selanjutnya, dan "Punk Going to the Beach" pada halaman 13. Dimana pada masing-masing halaman tersebut mencoba menggambarkan bahwa punk tidak sebatas pada musik semata. Bahwa, punk bukanlah kelompok eksklusif yang hanya berkutat di lingkarannya saja.

Selain itu terdapat pula dua buah wawancara yang cukup menarik dengan dua band dengan latar belakang musik yang berbeda, Milisi Kecoa (Bandung Punk Rock/Hardcore) & Efek Rumah Kaca (Jakarta Indie Pop).

Selain kedua hal diatas, ada hal yang menarik lainnya buat saya pribadi yakni artikel tutorial "Buat Radio Mu Sendiri" yang ditulis oleh Arie dari Mind Blasting yang begitu informatif. Dalam artikel tersebut dijelaskan cara-cara membuat radio berbasis online yang keberadaannya mulai menjamur di Indonesia. Ada yang mau ikut mencobanya ?

Dan tak kalah menariknya juga adalah cerita Angga dari OFF Zine. Mengenai sejarah keberadaan punk/hardcore di daerahnya yakni Temanggung, Jawa Tengah. Dengan cukup lugas penulis menceritakan awal punk masuk ke daerahnya hingga orang-orang yang penulis rasa berkompeten dalam proses perkembangan scene disana.(AL)

Download Salah Cetax #12 versi digital disini

Rabu, 23 Januari 2013

Fat Mike Meraih Dua Penghargaan Dalam Adult Video News Awards

Fat Mike & Soma Snakeoil
(Photo by Google)
Pentolan grup band punk rock asal Amerika, NOFX, Fat Mike menjadi pemenang dalam Adult Video News(AVN) Awards pada Sabtu (19/1) kemarin di Las Vegas.

Pria bertubuh tambun ini meraih penghargaan untuk dua nominasi sekaligus sebagai pengisi soundtrack terbaik dan lagu terbaik dalam film dewasa bergenre BDSM, Rubber Bordello. Dimana, film tersebut adalah hasil garapan kekasih-nya sendiri, Soma Snakeoil. "Best fuckin Soundtrack, best song, best BDSM release! Fuck yeah!!!!," seru Fat Mike melalui akun Twitter-nya beberapa saat setelah penganugrahan.

Dalam penggarapan soundtrack film tersebut, Fat Mike tidak bekerja sendiri. Ia di bantu Dustin Lanker, seorang keyboardist dari band ska Cherry Poppin' Daddies. (AL)

Periksa Rubber Bordello Soundtrack disini

Kamis, 17 Januari 2013

Greg Ginn Dari Black Flag Bentuk Band Baru Bersama Skateboarder

Greg Ginn & Mike Vallely
(Photo by www.robertkenney.info)
Salah satu personil Black Flag, Greg Ginn membentuk band baru bersama Mike Vallely, seorang skateboarder profesional, aktor, sekaligus frontman dari sebuah band, Revolution Mother.

Band yang di berinama Good for You ini rencananya akan merilis debut albumnya 'Life is Too Short to Not Hold a Grudge' di bawah label miliki Ginn sendiri, STT Records pada akhir Februari mendatang. Namun sebelum itu mereka telah membocorkan satu buah materi dari album-nya tersebut, berjudul Hanging Around. (AL)

Selasa, 15 Januari 2013

Dukung Kesejahteraan Buruh, Band Hardcore Punk Timur Tengah Rilis Kompilasi

Dua puluh satu band hardcore & punk dari Lebanon, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Syria, Bahrain, Algeria dan Morocco tergabung dalam sebuah kompilasi bertajuk Inside Looking Out: Middle-East Benefit Compilation yang akan dirilis oleh Abbreviated Records hari ini(15/01), dalam bentuk digital dan CD dengan jumlah yang terbatas.

Semua penjualan album kompilasi ini rencananya akan di berikan kepada para buruh ekspatriat di Dubai. Dimana para buruh tersebut mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari tempat mereka bekerja, seperti apa yang disampaikan oleh pihak Abbreviated Records melalui surat elektronik yang kami terima, "All profits from this album go towards the benefit of expatriate labourers in Dubai who are often given unfair wages and unreasonable living & working conditions." (AL)

Download

Video of Today: Infest Bangun Dari Tidur Panjang


Ini video kebangkitan Infest setelah tertidur lelap sejak tahun 1996 silam.

Minggu, 06 Januari 2013

Moron Brother: Bandrol Murah Harga CD, Bukan Untuk Kejar Materi

Moron Brother (Photo by Official)
Langit sudah mulai menghitam dan cuaca-pun semakin dingin adanya, namun tidak menyurutkan niat orang-orang untuk datang ke Studio Porsea yang terletak di dalam Komplek Sawangan Permai malam tadi(05/01). Mereka datang guna memeriahkan pesta peluncuran debut ep, trio punk-rock asal Depok, Moron Brother, yang juga dibarengi oleh peluncuran brand clothing terbaru-nya Dhela (The Silent).

Pemuda-pemudi dengan setelan ala Punk dan Hardcore berjubel menyesaki Studio yang berukuran tidak terlalu besar demi melihat band-band yang turut meramaikan, diantaranya Comeback Attack, Dead End, Absolute Sunday, Setan Ranjank, Fiv Card Miracle, dll. Aura kebahagian terpancar dari setiap mereka yang datang malam itu. Bagaimana tidak, untuk menikmati semuanya itu setiap orang hanya dipungut biaya 8.000 dan itupun sudah termasuk CD Ep "Awal Langkah"-nya Moron Brother. Sesuatu yang langkah terjadi, biasanya penonton harus merogoh kantong 30.000,- hingga 50.000,- untuk bisa mendapatkan tiket+cd dari band yang sedang launching. "Gua juga gak mau memaksakan kalau buat orang, kayaknya terlalu melihat kita kalau baru EP aja udah mahal. Istilahnya kita mengeluarkan ini bukan untuk materi tapi sekedar promo ini loh hasil kita," ujar Dimas Kate, gitaris Moron Brother, menjelaskan kenapa CD-nya dibandrol murah.
CD Awal Langkah (Photo by Lemari Kota)
Selaras dengan pernyataan Kate, Alfi Wildan, sang pengisi gitar vokal, menuturkan kalau EP bandnya tersebut bisa dimiliki oleh siapun dengan hanya mengeluarkan uang sebesar 5.000,- rupiah. Mereka tidak mau memberatkan orang lain yang ingin memiliki CD-nya namun terkendala oleh harga yang mahal. Semua itu terbukti, terhitung sejak di rilis pada tanggal 23 Desember tahun lalu dan hingga kini, CD yang di cetak sebanyak 400copies tersebut sudah laku bahkan hingga 70%. Suatu cara yang efektif, nampaknya. Guna mengakali, minimnya orang dalam membeli rilisan fisik karna lebih giat mendownload.

Moron Brother adalah band punk rock yang terpengaruh oleh New Found Glory, Rufio, serta NOFX yang sudah eksis sejak tahun 2007 di skena underground kota Depok. Seiringnya berjalannya waktu, mereka sempat mengalami bongkar pasang personil hingga menyisakan Dimas Kate(Gitar) yang kemudian dibantu oleh Alfi Wildan(Gitar+Vokal) dan Jambul(Bass) yang membuat Moron Brother tetap eksis hingga saat ini.(AL)

Thinking Straight Keluhkan Kondisi Cafe33

(Photo by Facebook)
Sabtu malam(5/01) kemarin, unit hardcore asal kota Depok yang mengusung konsep hidup Straight Edge, Thinking Straight di jadwalkan tampil dalam sebuah gigs di Cafe33, Depok. Ini kali keduanya, dalam dua pekan terakhir, mereka bermain di Cafe yang memang dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi venue andalan dari Scene Underground kota Depok. Dan juga, ini kali keduanya mereka mengalami mati listrik di tengah-tengah penampilan. Sebelumnya, pada minggu kemarin hal serupa terjadi juga bahkan hingga menyebabkan Outright gagal tampil. "Dua kali weekend ini main di Cafe 33, keduanya listrik mati ditengah lagu. Bahaya buat yang bawa ampli." ujar Thinking Straight.

Cafe33 selaku venue yang biasa diandalkan untuk mengorganir gigs memang kondisinya bisa dikatakan kurang layak. Buruknya perlengkapan alat musik yang tidak sepadan dengan harga sewa yang kian menanjak. Ditambah, buruknya sistem sirkulasi udara, dimana hanya ada sedikitnya ventilasi yang membuat penonton tidak betah berlama-lama didalam venue, terlebih lagi jika sedang dalam kondisi over kapasitas. "Belum lagi situasi didalem Cafe 33 yang tanpa adanya ventilasi dan saluran udara. Bisa bikin sesak napas yang mungkin aja berakibat buruk." keluh Thinking Straight.

Cafe33 (Photo by gemaxechoes) 
Nampaknya pengelola tempat perlu benar-benar memperhatikan kesemua aspek tersebut atau tidak minimal pembenahan terhadap sistem sirkulasi udara terlebih dahulu agar tidak terkesan asal-asalan dan hanya mencari untung sepihak. Karna hal yang tidak dinginkan bisa saja terjadi kapan saja apabila hal ini tidak segera diatasi secara serius. Jika tidak, solusi lainnya mungkin dengan tidak membuat gigs/event disana lagi.(AL)

Jumat, 04 Januari 2013

Persiapkan Diri Untuk Split, LKTDOV Bocorkan Lagu Baru

Band post rock/screamo asal Jogyakarta, LastKissToDieOfVisceroth yang kini menyingkat namanya menjadi LKTDOV berencana membuat sebuah album split bersama band postrock/screamo asal Singapura, Paris In The Making, yang rencananya akan dirilis pada Januari tahun ini dalam bentuk tape kaset.

Namun sebelum split tape itu rampung, band yang pada tahun 2012 silam merilis demo video cdr dan raw demo 2012 ini, terlebih dahulu memberikan sedikit gambaran tentang bagaimana musik LKTDOV pada album split tersebut. Dengan itu, mereka merilis satu buah lagu via soundcloud berjudul Is It a Dream Within a Dream.(AL)